Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sepertinya akan terbantukan dengan kehadiran  era digital. Para pelaku UMKM kini tidak lagi menjual produknya secara langsung melalui  tatap muka dengan pembeli. Di era digital ini para pelaku UMKM bisa menjual produknya dengan menggunakan internet, meski beberapa UMKM kini  sudah melakukan hal itu. Bahkan pemerintah siap membantu dalam segi memberikan fasilitas dan pelatihan bagi UMKM yang ingin produnya dijual di dunia maya.

Terkait hal ini, Pemerintah berkomitmen untuk mengonlinekan 8 Juta UMKM sampai tahun 2020, dan diharapkan pada akhir 2018 nanti setidaknya sebanyak 2 Juta UMKM sudah Go Online. Upaya ini menunjukan keberpihakan pemerintah dalam memajukan UMKM di Indonesia selaku salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.

Tidak berhenti sampai disitu,  kini ada gerakan Meng-online-kan 100.000 UMKM. Gerakan yang diprakarsiai Urbaya Initiatives yang bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika ini dilaksanakan  secara serentak di 30 Kota/Kabupaten. Dalam periode 31 Maret sampai dengan 2 April 2017.  Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada UMKM di daerah untuk siap bersaing dan meraih pasar lebih luas dengan bantuan dan difasilitasi oleh pemerintah dan institusi terkait.

“Gerakan Peng-online-an 100.000 UMKM bertujuan membantu mewujudkan komitmen Pemerintah dalam mengoptimalkan penjualan produk UMKM melalui platform digital yang sekaligus menjadi memperingati Hari UMKM Online Nasional,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza.

Manfaat bagi masyarakat dari Gerakan Peng-online-an 100.000 UMKM adaah memberikan beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM yang mengikuti Gerakan 100.000 UMKM Go Online ini antara lain distribusi Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar dalam 1 x 24 jam; Inkorporasi RKB; transformasi dari unbanked ke banked (financial inlusion); serta kesempatan membuat NPWP serentak untuk seluruh pelaku UMKM yang akan dionlinekan.

Upaya membangun kewirausahaan nasional dengan mengonlinekan 100.000 UMKM serentak akan dilakukan oleh Nurbaya Initiative bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dengan mengerahkan 25.000 karyawan yang dilatih menjadi digital fasilitator untuk membantu pengonlinean UMKM. Proses pengonlinean dilakukan oleh peserta dengan mendatangi lokasi/tenda registrasi baru UMKM online untuk diperiksa kelengkapan data dan persyaratannya sebelum diproses menjadi UMKM online. Pendaftaran UMKM Go Online juga bisa dilakukan dengan mengisi formulir online di http://umkmonline.id atau dengan mengirim SMS ke nomor 081310018008 dengan format sebagai berikut Nama UMKM, Lokasi, Produk/Service yang ditawarkan.

.

About the Author

Related Posts

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) siap untuk memulai produksi mobil Mitsubishi...

Promosi pariwisata Indonesia di luar negeri semakin inovatif. Pasalya kegiatan promosi di Consumer...

Penerbangan Internasional Garuda Indonesia rute Jakarta-Singapura menjadi rute perdana yang akan...

Leave a Reply