Tanggung Jawab  yang kini ada dibenak  Putri Pariwisata Indonesia 2015 Dikna Faradiba setelah dirinya mendapat pemaparan dan ditetapkan sebagai ikon salah satu dari 10   destinasi prioritas  yakni Labuan Bajo di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dikna yang juga sebagai Miss Tourism Internasional Indonesia 2016 ini, merasa memiliki tanggung jawab besar dalam mempromosikan Labuan Bajo kepada dunia. Pekerjaan yang tidak ringan bagi Dina, karena harus memahami betul unsur-unsur yang terdapat dalam objek wisata tersebut. Meski demikian wanita yang berprofesi sebagai artis dan model ini menyatakan kesiapannya untuk mengemban tugas mulia dan  berharga ini.

” Ini penetapan yang harus diikuti dengan penuh tanggung jawab, ini bukan hal yang sepele. Karena kami ikut berjuang mempromosikan branding destinasi unggulan yang sudah ditetapkan Bapak Presiden dan Kementerian Pariwisata. Jadi kita semua harus konsisten untuk tanah air, dan harus mendalami semua unsur dari tiap destinasi di setiap icon yang dipilih. Kami siap mempromosikan sepuluh Bali Baru, ujar Dina seperti yang dikutip JPNN.com.

Hal senada juga dilontarkan Runner Up Putri Pariwisata Indonesia 2016 Putri Amelia Zahraman yang menjadi icon Danau Toba Sumatera Utara. Putri berjanji akan mempromosikan Dana Toba  semaksimal mungkin. Bahkan tidak tangung-tangung, Putri yang juga sebagai Miss Sport Tourism Indonesia 2016 ini akan membantu Kemenpar mempromosikan semua  destinasi prioritas.

”Saya berjanji akan terus mempromosikan Danau Toba, bahkan siap membantu Kemenpar bisa memperkenalkan semua keunggulan Danau Toba di semua media dan momentum,” Ucap Putri.

Bukan hanya Dikna dan Putri,  ada delapan Putri Pariwisata lagi yang telah mendapatkan pemaparan dari Kementerian Pariwisata perihal 10 destinasi prioritas atau yang dikenal dengan Bali Baru. Masing-masing delapan Putri Pariwisata juga telah ditetapkan sebagai ikon  dari 10 destinasi prioritas tersebut. Penetapan 10 destinasi prioritas dilakukan oleh El John Indonesia sebagai promotor pariwisata sekaligus yang menggelar acara pemaparan ini pada tangal 29 Maret 2017 lalu di Hotel Borobudur, Jakarta.

Presiden Director El John Indonesia Johnnie Sugiarto mengatakan, butuh tahapan dalam memilih dan menetapkan Putri Pariwisata sebagai ikon sepuluh Bali Baru. sebelum Sebelum mengikuti pemilihan pariwisata, para Putri Pariwisata digembleng dan dikarantina serta harus mengetahui seluk beluk dunia pariwisata.

“Baru kami menggodok nama, siapa saja yang layak mewakili satu destinasi unggulan, putri juga tentunya harus menguasai semua destinasi dan unsur-unsur dalam pariwisata. Jika memang di daerah yang banyak pantai, dia harus pandai berenang, menyelam dan menguasai semua unsurnya. Oleh karena itu, pembekalan ini sangatlah penting,”ujar Johnnie tegas.

 

Pendiri “Indonesia Tourism Forum” ini  berharap  kepada seluruh icon agar terus berselancar di sosial media mempromosikan pariwisata Indonesia dan juga semua kebijakan dukungan yang telah ditetapkan Kemenpar untuk sepuluh Bali Baru.

“Kami akan bersinergi terus dengan semua program Pokja Percepatan kemanpar 10 Bali Baru,”kata Johnnie.

Ke depannya, semua putri di tiap destinasi ini akan berkoordinasi dengan semua PIC tim percepatan 10 Bali Baru yang telah ditetapkan oleh Kemenpar.

 

 

 

 

About the Author

Related Posts

Pariwisata di Sumatera Barat tercium hingga ke Eropa. Dampaknya ada minat dari sejumlah pengusaha...

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengeluarkan tindakan tegas kepada Royale VIP Bus....

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada sejumlah titik panas di beberapa...

Leave a Reply