Pesona Kuliner Lombok Mandalika hari ini, Kamis, 13 April 2017 digelar di kawasan bukit Mandalika. Pada moment ini, Putri Pariwisata untuk ikon Mandalika Dewa Ayu Windu Sari Devi ikut hadir guna mempromosikan kuliner Mandalika di samping 15 stand kuliner khas lombok.

Cita rasa kuliner khas Lombok tidak diragukan lagi dan pantas disejajarkan dengan kuliner dari daerah lain yang memiliki cita rasa tinggi. Sebut saja “Ayam Taliwang” yang sudah terkenal di berbagai kota di Indonesia. Ayam taliwang merupakan olahan kampung muda yang disajikan dengan plecing kangkung. Untuk kangkungnya sendiri adalah kangkung khas Lombok yang berbeda dengan kangkung lainnya. Kangkung khas Lombok memiliki ranting dan batang yang panjang dan besar. Daunya pun lebih hijau dan lebar.

Selain Ayam Taliwang, kuliner lain yang tidak kalah lezatnya salah satunya adalah Sate Rembiga. Sate ini mirip dengan Sate Marangi namun ada perbedaan dari cita rasanya. Sate tanpa bumbu kacang ini, memiliki cita rasa yang khas.

Kuliner-kuliner yang diulas tersebut, merupakan sebagian dari kuliner yang dihidangkan di Pesona Kuliner Lombok Mandalika. Kampanye pesona Indonesia melalui kuliner di 10 destinasi prioritas menjadi jurus yang digunakan Kementerian Pariwisata dalam menarik wisatawan.  Apalagi Mandalika telah menjadi 1 dari 10 destinasi tersebut. Tak hanya itu, Mandalika juga telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan sekarang sedang dikebut jadi Amenitas dan Atraksi baru. Karena itu sudah selayaknya Mandalika menjadi salah satu kiblat wisata bagi para wisatawan.

Event kuliner ini digelar disaat momen pembagian hadiah bagi juara etape 1 Tour de Lombok Mandalika. Kejuaraan balap sepeda internasional ini diikuti 21 negara termasuk Indonesia dengan melibatkan sebanyak 1500 sepeda. Tour de Lombok Mandalika ini juga sebagai event untuk menarik wisatawan baik mancanegara maupun nusantara untuk datang ke Lombok dan Mandalika.

Sedekar inforamsi, Data dari kementerian Pariwisata menunjukan bahwa jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke NTB meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2013 jumlah wisnus mencapai 2,49 juta wisnus, kemudian pada tahun 2014 jumlah wisnus naik menjadi 2,51 juta orang dan tahun 2015 kembali naik menjadi 3.01 juta wisnus. Untuk tahun 2019 Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisnus sebanyak 265 juta orang dan kunjungan wisman mencapai 70 juta orang.

About the Author

Related Posts

Terdapat daya tarik baru di Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah. Di bagian akses jalan menuju...

Untuk memuaskan pelanggannya, Operator internet Biznet akan menawarkan layanan untuk sektor...

Lebaran semakin dekat dan sebagian orang memanfaatkan momentum lebaran untuk mudik ke kampung...

Leave a Reply