Diadakannya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keparwisataan ke-II tahun 2017 dan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dan mengangkat tema “Indonesia Incorporated : 20.000 Homestay Desa Wisata Tahun 2017” Di Hotel Bidakara Kamis 18 Mei 2017. Dengan mendorong peningkatan Homestay agar mampu bersaing dengan Negara-negara lain dalam hal pariwisatanya.

Menurut Arief bahwa Indonesia merupakan Negara yang memiliki keindahan-keindahan alam serta budaya yang beranekaragam. Apalagi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa sektor pariwisata merupakan leading sector di Indonesia yang bersaing dengan sektor lainnya. Oleh karena itu Menpar ikut mengamininya.

“Sektor Pariwisata adalah penyumbang PDB terbesar, selain itu penghasil utama devisa Negara dan membentuk lapangan pekerjaan yang lebih mudah dibanding yang lainnya”, ujar Arief.

Untuk itu menurut Arief perlu diperkuat dengan salah satu strateginya adalah Homestay. Kali ini dengan memperkuat program terkait Homestay akan mampu mendorong masuknya wisatawan apalagi dikolaborasikan dengan pariwisata sehingga nantinya menjadi Community Based Sustainable Tourism (CBST).

Namun seiring perjalanannya juga harus dikolaborasikan dengan “Digital Tourism” yang juga merupakan salah satu strategi yang diusung Kementerian Pariwisata. Dengan adanya Digitalisasi akan memudahkan baik sosialisasi maupun fasilitas pemesanan Homestay dengan teknologi digital yang nantinya akan segera dibuat. Dan nantinya akan mampu bersaing sehingga tidak kalah dengan CBST negara lainnya.

Menpar Arief juga sedikit menceritakan mengenai Perusahaan seperti Blockbuster yang dulu berjaya di zamannya dan menolak kerjasama dengan Netflix. Pada akhirnya kebangkrutan bagi Blockbuster sementara Netflix yang saat ini menjadi perusahaan berprofit tinggi.

“Itu merupakan pelajaran dimana inovasi digital itu penting dan mendorong kita harus berinovasi. Dengan memperbesar kekuatan dari Homestay bukan hal mustahil untuk mencapai target yang ingin kita capai serta dilakukan ditambahi dengan digitalisasi”, tambah Arief.

Rakornas Kepariwisatan II 2017 akan berlangsung sampai tanggal 19 Mei 2017 dan diikuti oleh seluruh kepala dinas pariwisata daerah, perwakilan kementerian terkait, organisasi pariwisata seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang diwakili Wakil Ketua Umum PHRI Untuk Destinasi Wisata Johnnie Sugiarto, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) diwakili oleh Ketua Umum Didien Junaedy dan para pelaku industri homestay di seluruh Indonesia. Dihadirkan juga oleh 10 Putri Pariwisata Indonesia yang mewakili sebagai 10 icon destinasi prioritas.

About the Author

Related Posts

Direktur Operasional PT Angkasa Pura I (Persero), Wendo Asrul Rose ditunjuk sementara sebagai...

LAPAN Debate Competition kembali digelar LAPAN pada tanggal 21 – 22 November 2017 di Kantor LAPAN...

Ingin melihat 1000 penari membawakan tari Baris Jengkang? Atau melihat kejuaran selancar dunia dari...

Leave a Reply