Umumnya, dua vendor yang bikin produk yang sama, akan saling bersaing. Jadi, kecil kemungkinan mereka berkolaborasi satu sama lain. Tapi nyatanya, hal itu terpatahkan oleh AMD dan Qualcomm. Kedua pabrikan pembuat prosesor ini baru saja menjalin kerja sama.

Memang keduanya tidak membuat prosesor. Namun AMD bakal menggunakan modem besutan Qualcomm di prosesor besutannya. Dijelaskan Kevin Lensing, Corporate VP & GM, Client Computing AMD, pihaknya telah sukses menghadirkan dapur pacu yang mumpuni untuk perangkat mobile. Mereka menyodorkan prosesor Ryzen dengan GPU Radeon Vega.

Kendati sukses, mereka merasa racikan tersebut dirasa kurang untuk di masa depan. AMD perlu menambahkan fitur yang membuat perangkat mobile terhubung.

Pabrikan chip yang bermarkas di Sunnyvale, California, AS ini kemudian menggandeng Qualcomm. AMD akan menggunakan modem Qualcomm ke dalam reference board. Sehingga memudahkan pihak OEM membuat perangkat dengan prosesor Ryzen dengan modem di dalam notebook.

“Ini akan memungkinkan partner OEM mengekspansi konsep Always Connected PC,” kata Kevin di panggung Qualcomm Snapdragon Tech Summit 2017 di Maui, Hawaii, AS, Selasa (5/12).

Kevin tidak menyebutkan kapan hasil kolaborasi dengan Qualcomm ini akan bisa diterapkan oleh pabrikan komputer. Namun bila membayangkan proses pengembangannya, kemungkinan pertengahan tahun depan baru akan terlihat wujudnya.

About the Author

Related Posts

Mendukung pengembangan industri pariwisata nasional, Kementerian Pariwisata meluncurkan Wonderful...

Sudah tidak diragukan bahwa isu ekonomi menjadi salah satu prioritas penting dalam hubungan luar...

Manajemen keuangan yang baik dan selalu berhasil memasarkan produk-produknya membuat PT Duta...

Leave a Reply