2018, DIY Naikan Target Jumlah Kunjungan Wisatawan Hingga 10-15%
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi daerah yang kaya akan destinasi wisata. Banyak wisatawan naksir ke DIY, karena destinasi wisatanya yang begitu variatif, mulai dari wisata alam, budaya hingga sejarah ada di kota pelajar ini.
Untuk tahun 2018, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menargetkan kenakan kunjungan wisatawan sekitar 10 % lebih. Dispar optimis kenaikan ini akan tercapai karena tahun depan DIY akan mendapat dukunungan infrastruktur wisata. Bahkan infrastruktur tersebut dijamin akan semakin membaik.
“Untuk 2018 kami harus meningkat paling tidak meningkat 10 persen, asumsi peningkatan 10-15 persen,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanto, Senin, 25 Desember 2017.
Selain infrastruktur, pariwisata DIY juga mendapat dukungan dari Bandara Adisutjipto. Bandara yang menjadi ikon DIY ini akan buka lebih awal dan berlangsng lebih lama.
“Ada penambahan rute penerbangan, ekstra penerbangan, jadi ada penambahan frekuensi penerbangan baik yang ke DIY maupun ke luar DIY,” ujar Aris.
Aris menjelaskan himbauan dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yayha yang meminta daerah untuk menerapkan rumus tiga A (Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas ), sudah dipenuhi DIY. Aksesiblitas wisata dari moda udara kini semakin banyak. Untuk moda darat, baik mobil, bus maupun kereta ke DIY dinilai sudah sangat aksesibel dari berbagai kabupaten/kota.
Bagi yang ingin ke DIY untuk tidak khawatir memilih tempat penginapan. Penginapan-penginapan di DIY saat ini sudah tersebar, mula dari Kabupaten Sleman, Bantul, Kulonprogo maupun Gunungkidul. Semua penginapan tersebut dijamin kualitasnya.
Untuk tahun ini, Dinas Pariwisata DIY memiliki target kunjungan wisatawan 385 ribu wisatawan mancanegara. Untuk wisatawan domestik, DI Yogyakarta menargetkan 4,9 juta wisatawan.
Sampai November 2017, capaian jumlah kunjungan ke DI Yogyakarta sudah mencapai 90 persen dari target. Puncak kedatangan wisatawan ke DIY, pada Agustus dan Desember.
“Itu konsekuensi, indikator keberhasilan peningkatan aspek-aspek itu tidak lain dari keberhasilan jumlah kunjungan wisatawan yang meningkat,” kata Aris.
