378 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Libur Imlek. Lonjakan Tembus 14,8 Persen!

0
WhatsApp Image 2026-02-15 at 16.07.06

Gerbang Tol Ciawi I dilintasi kendaraan pada libur Imlek 2026 (Foto) Humas Jasa Marga)

El John News, Jakarta-Libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, arus kendaraan dari Jabotabek terus mengalir deras. Data terbaru menunjukkan adanya kenaikan signifikan dibandingkan hari-hari biasa.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan, total 378.935 kendaraan tercatat keluar Jabotabek pada periode H-4 hingga H-3 Imlek , atau naik 14,8 persen dari rata-rata normal yang berada di angka 330.073 kendaraan.

Kenaikan itu terjadi dalam rentang waktu Jumat (13/2/2026) pukul 06.00 WIB hingga Minggu (15/2/2026) pukul 06.00 WIB.

Rivan menjelaskan, data tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang melintas di empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa arah Merak, GT Ciawi arah Puncak, serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang mengarah ke Trans Jawa dan Bandung.

“Pada Sabtu, 14 Februari 2026 yang merupakan momentum libur panjang Imlek, lalu lintas keluar Jabotabek di empat gerbang tol utama mencapai 200.088 kendaraan atau meningkat 18,39 persen dari kondisi normal”

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono

Ia menyebutkan, arus kendaraan paling dominan bergerak menuju arah Timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan total 179.955 kendaraan atau 47,5 persen dari keseluruhan volume lalu lintas. Untuk jalur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat 85.483 kendaraan atau meningkat 33,2 persen dari normal. Sementara menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 94.472 kendaraan, naik 22,3 persen.

“Distribusi lalu lintas memang didominasi kendaraan menuju arah Timur, baik ke Trans Jawa maupun Bandung,” jelasnya.

Adapun pergerakan ke arah Barat melalui GT Cikupa menuju Merak mencapai 110.268 kendaraan atau naik 7,4 persen dari kondisi normal. Sedangkan ke arah Selatan melalui GT Ciawi menuju Puncak tercatat 88.712 kendaraan, meningkat 3,1 persen.

Rivan mengingatkan pengguna jalan tol untuk mewaspadai potensi kepadatan, khususnya di jalur-jalur favorit dan ruas menuju destinasi wisata. Menurutnya, pengaturan waktu keberangkatan serta pemilihan rute alternatif menjadi kunci kelancaran perjalanan selama libur panjang.

“Kami mengimbau masyarakat menghindari jam-jam puncak serta mempertimbangkan jalur alternatif guna meminimalkan antrean,” katanya.

Selain itu, pengguna jalan juga diminta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima, memanfaatkan waktu istirahat di rest area, memastikan kecukupan bahan bakar serta saldo uang elektronik, dan tetap mematuhi rambu maupun arahan petugas di lapangan.

Untuk membantu kelancaran perjalanan, Jasa Marga mendorong pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital. Aplikasi tersebut menyediakan informasi perencanaan rute, pemantauan kondisi lalu lintas melalui CCTV secara real time, tarif tol, lokasi rest area, hingga layanan pengaduan.

Dengan meningkatnya volume kendaraan menjelang dan saat libur Imlek, Jasa Marga berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan secara matang demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *