EconomicHeadline NewsTechnologyTransportation

40 Kendaraan Baru Akan Mejeng di GIIAS 2018

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada tanggal 2-12 Agustus 2018 akan kembali diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten. Tahun ini,  pameran otomotif tebesar di Indonesia itu menyimpan banyak kejutan dari masing-masing agen pemegang merek (APM) kendaraan di Indonesia.

Kejutan itu yakni akan ada 40 kendaraan baru, baik roda dua dan empat yang mejeng di pameran ini. Selain itu juga ada kendaraan konsep terbaru  yang sudah dipastikan ikut meramaikan GIIAS 2018.

“Dari catatakan kami, lebih dari 40 kendaraan terbaru dan juga kendaraan konsep akan diluncurkan pada GIIAS 2018,” Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, dalam keterangan tertulis, Rabu, 11 Juli 2018.

Ada beberapa produsen mobil yang membocorkan keikutsertaannya dalam pameran ini, diantaranya Astra Daihatsu Motor (ADM) yang diketahui bakal menampilkan mobil konsep, tiga kendaraan spesial edisi dan dua mobil model Jepang. Honda Prospect Motor (HPM) akan meluncurkan produk baru untuk pertama kali di dunia.

Sementara itu, Mitsubishi khusus kendaraan penumpang  berjanji akan membawa konsep E-Evolution dan kejutan melalui Xpander. Kemudian terdapat juga Nissan Motor Indonesia (NMI) yang akan meluncurkan SUV Terra pesaing Fortuner dan Pajero Sport.

Untuk tahun ini, GIIAS mengusung tema “Beyond Mobility”. Tema ini kata Yohanes sangat cocok dengan kondisi saaat ini di mana terjadi gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia.

“Tema tersebut akan tercermin dalam berbagai produk yang hadir sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2018,” ujar Yohannes.

Yohannes menyebut GIIAS merupakan salah satu ajang yang dapat memberikan informasi terkini kepada masyarakat Indonesia mengenai perkembangan industri otomotif nasional dan juga global.

“Kami ingin agar GIIAS dapat menjadi tempat menyosialisasikan berbagai informasi dan kebijakan terbaru dari industri otomotif Indonesia. Tujuannya agar mendapatkan pengertian dan dukungan dari publik demi pertumbuhan positif industri otomotif Indonesia,” sebut Yohannes.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close