5 Film Indonesia yang Dibintangi Prilly Latuconsina, Ada Ketika Berhenti di Sini

0
film prilly latuconsina

Prilly Latuconsina adalah aktris ternama Indonesia yang sukses memerankan berbagai judul film. Perempuan yang lahir pada 15 Oktober 1996 ini, muncul di layar kaca pada program Si Bolang ketika syuting di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Selain itu, Prilly juga menjadi presenter program Koki Cilik.

Bagi kamu yang sedang mencari tontonan untuk ditonton saat weekend, berikut beberapa rekomendasi film Indonesia yang dibintangi oleh Prilly Latuconsina.

Ketika Berhenti di Sini

Baru-baru ini Prilly membintangi film baru bersama Bryan Domani dan Refal Hady, yaitu Ketika Berhenti di Sini yang rilis di bioskop pada Juli 2023. Film ini bercerita mengenai Anindita Semesta (Prilly Latuconsina) yang merupakan seorang desainer grafis.

Suatu hari, ia bertemu dengan seorang arsitek bernama Edison Kartasasmita (Bryan Domani). Hubungan mereka semakin dekat hingga terjalin selama bertahun-tahun. Di sisi lain, mereka juga disibukkan dengan mimpi mereka.

Suatu hari, Dita masih sibuk menjadi seorang desainer, sementara Ed berhasil membangun perusahaan arsitek. Hal tersebut justru membuat Dita merasa minder dan cemas karena Ed lebih mapan. Meski begitu, Ed tetap sabar dengan sikap Dita.

Ketika sedang berkendara, Ed mendapat telepon dari Dita, namun malah berujung pertengkaran. Naas, Ed mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Danur

Film Danur yang diperankan oleh Prilly Latuconsina merupakan adaptasi dari kisah nyata dari Risa Saraswati, seorang penulis buku, penulis lagu, penyanyi, hingga content creator. Film Danur mempunyai tiga sekuel, yaitu ‘Danur: I Can See Ghosts’ pada 2017, ‘Danur 2: Maddah’ pada 2018, dan ‘Danur 3: Sunyaruri’ pada 2019.

Untuk Danur 1, bercerita mengenai kehidupan Risa saat masih kecil yang mempunyai kemampuan melihat makhluk tak kasat mata. Risa saat itu tidak pernah mempunyai teman karena ayahnya bekerja di luar negeri dan ibunya bekerja sebagai guru yang jarang pulang tepat waktu.

Saat ulang tahunnya ke-8 tahun, Risa bertemu dengan teman-teman baru, yaitu Peter, Wiliam, dan Janshen yang merupakan hantu anak kecil keturunan Belanda. Seiring berjalannya waktu, ketiga teman tak kasat matanya itu ingin Risa mengakhiri hidupnya. Hal itu ternyata tercium oleh ibunya. Ibunya lantas memanggil seorang dukung agar Risa menjauh dari teman-teman hantunya.

Kukira Kau Rumah

Kukira Kau Rumah adalah film selanjutnya yang diperankan oleh Prilly Latuconsina yang rilis pada 2022. Film ini mengisahkan Niskala Widiatmika (Prilly Latuconsina) yang mengidap gangguan bipolar sejak remaja. Hal ini menyebabkan emosinya kerap berubah secara konstan dan drastis. Kedua orang tuanya pun sangat protektif dan hanya memperbolehkan Niskala berinteraksi dengan dua teman.

Pada saat kuliah, Niskala bertemu dengan seorang cowok bernama Pram (Jourdy Pranata). Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin dekat, terlebih keduanya punya ketertarikan terhadap musik. Namun, suatu hari hubungan mereka diketahui oleh orang tua Niskala dan menyebabkan suatu perubahan dalam hidup Niskala.

Matt and Mou

Matt (Maxime Bouttier) dan Mou (Prilly Latuconsina) adalah sepasang sahabat sejak kecil. Matt adalah orang yang protektif pada Mou, namun Mou lebih tidak peduli. Suatu hari, Mou menyukai seorang cowok bernama Reza (Irsyadillah).

Ketika Mou mengenalkan Reza pada Matt, Matt menunjukkan sikap tidak suka pada Reza. Mou jutsru mengenalkan Matt pada sepupu Reza yang sedang jomblo, yakni Retha (Josephine Firmstone). Lantas, bagaimana akhir dari hubungan Matt and Mou? Film ini diangkat ke layar lebar pada 2019.

Hangout

Satu lagi film Indonesia yang dibintangi oleh Prilly Latuconsina, yaitu Hangout yang tayang pada 2016. Film ini mengisahkan Dika (Raditya Dika) yang mendapat undangan misterius untuk datang ke sebuah pulau terpencil.

Ketika tiba di pulau tersebut, Dika bertemu dengan beberapa publik figure, seperti Om Muchus (Mathias Mucus), Surya (Surya Saputra), Prilly (Prilly Latuconsina), Gading (Gading Marten), Dinda (Dinda Kanya), Titi (Titi Kamal), Bayu (Bayu Skak), dan Soleh (Soleh Solihun). Saat berada di penginapan, mereka di hadapkan dengan berbagai peristiwa aneh hingga di antara mereka ada yang tewas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *