Peringati Kemitraan AS dan Indonesia, Dubes AS Kunjungi Museum Perang Dunia II di Pulau Morotai
70 tahun kemitraan AS dan Indonesia diperingati Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr mengunjungi Museum Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut), Senin (1/4/2019). Kehadiran Dubes AS ini, di Museum ini, untuk mengenang kembali sejarah terjadinya perang dunia ke dua, antara sekutu yang dipimpin AS dengan Jepang di Pulau Morotai tahun 1944 lalu.
“Saya hadir ke Pulau Morotai selain memeringati dan mengenang pertempuran 75 tahun lalu, AS dan Morotai memiliki ikatan erat dan Museum PD, tepatnya 15 September tahun 1944, Sekutu mendirikan landasan Daruba yang dipimpin Jenderal Mc Arthur,” kata Dubes Donovan saat menggelar konferensi pers di Morotai. Di acara ini, juga hadir Wakil Gubernur Malut Muhammad Natsir Thaib dan Bupati Pulau Morotai Benny Laos.
Dubes Donovan menjelaskan, dalam pertempuran itu sekutu berhasil menguasai Pulau Morotai , sehingga mendirikan pangkalan militer di pulai ini. Atas peristiwa bersejarah itu, AS memiliki hubungan erat dengan Morotai.
Dubes Donovan menyebut, Indonesia dan AS memiliki kesamaan di masa lalu, yakni berakhitnya perang dunia ke II dan Indonesia merdeka. Kesamaan sejarah itulah yang menjadikan pijakan agar hubungan AS dan Indonesia tetap terjaga.
“Ini bukan saja sejarah, tapi kunjungan ini melihat kawasan perikanan yang dilindungi dan mendukung industri pariwisata, hubungan kerja sama yang erat dengan indonesia, program di bidang lingkungan, sanitasi dan perikanan, akan membangun pariwisata dan di bidang perbaharui,” kata Dubes Donovan.
Oleh karena itu, kata Dubes, dalam konservasi kelautan dan pengelolaan perikanan berkelanjutan di Malut, bersama Pemkab Morotai,
Selain mengunjungi Museum Perang Dunia II, Dubes Donovan juga dijadwalkan mengunjungi SKPT serta pabrik pemprosesan Tuna di Morotai.
Dalam kunjungannya selama tiga hari di Morotai, Dubes merayakan Peringatan 70 tahun Kemitraan antara Pemerintah AS dan Indonesia dalam Konservasi Kelautan dan Pengelolaan Perikanan berkelanjutan di Malut dikemas dalam satu rangkaian kegiatan di Morotai, termasuk di dalamnya mendeklarasikan pencadangan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di Malut yang dokumennya telah ditandatangani oleh Gubernur Malut.