Manfaatkan Dana Desa, Presiden Apresiasi Pengembangan Sport Tourism di Desa Kutuh

0
Paralayang-600x396

Presiden Jokowi mengapresiasi pengembangan wisata sport tourism di Desa Kutuh, Kuta Selatan Kabupaten Badung, Bali. Hal itu dibuktikan Desa Kutuh dengan dibangunnya lapangan sepakbola dan paralayang.

Yang bikin Presiden mengacungkan jempol adalah pembangunan itu memanfaatkan dana desa. Apresiasi Presiden ini disampaikan saat meninjau Desa Kutuh pada Jumat sore (17/5/2019).

Dalam peninjauan ini, Presiden sempat berdialog dengan Kepala Desa, Kepala Adat setempat mengenai pembangunan kawasan wisata olahraga didampingi oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sanjojo, Seskab Pramono Anung, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Selanjutnya Presiden juga menyempatkan berbincang bersama dengan 3 (tiga) pemain paralayang sebelum mereka menunjukkan aksinya di hadapan Presiden.

Dirasakan Masyarakat

Presiden menilai Desa Kutuh merupakan salah satu desa yang berhasil betul memanfaatkan Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakatnya, dengan berkonsentrasi di sport tourism dengan jalan menyewakan lapangan bola untuk latihan, untuk kompetisi internasional.

Kemudian ada paralayang yang juga setahun bisa menghasilkan Rp800 juta. Sehingga untuk desa sendiri memiliki pendapatan Rp50 miliar per tahun.

“Coba bayangkan. Ini yang bagaimana Dana Desa itu bisa men-trigger ekonomi yang ada di wilayah sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya,” kata Presiden seraya menambahkan, model yang dilakukan Desa Kutuh bisa dikopi ditempat-tempat lain yang memiliki kemiripan, entah di Sumatra, entah di Jawa, bisa menjadi sebuah model keberhasilan sebuah manajemen pengelolaan Dana Desa untuk kemanfaatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *