Indonesia Juara Piala AFF Antar Klub Futsal 2016
Klub futsal putri Indonesia, Jaya Kencana Angels berhasil keluar sebagai juara Piala Antarklub Futsal AFF 2016 usai menang adu penalti melawan Khon Kaen FC, Sabtu (16/7).
Skor 7-6 menjadi hasil akhir pertandingan yang dihelat di Wunna Theikdi, Nay Pyi Taw, Myanmar.
Jalannya pertandingan cukup ketat sejak menit awal. Bahkan, JK Angels harus terima gawangnya lebih dulu dibobol gawang lawan. Skor 1-0 untuk keunggulan Khon Kaen bertahan hingga turun minum.
Tekad menyamakan kedudukan nampak jelas dari semangat pemain JK Angels di babak kedua. Klub yang mewakili Indonesia itu akhirnya menemui hasil positif di menit ke-24. Gol yang dicetak Susi Susanti berhasil membuat skor menjadi 1-1.
JK Angels berbalik unggul empat menit kemudian. Kali ini, giliran Tia Diarti yang membobol gawang lawan. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan hingga menit ke-36. Praspasporn Sriroi membawa Khon Kaen menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Di babak tambahan waktu, pertandingan berlangsung menegangkan dan mnejadi semakin menarik, kedua tim saling jual beli serangan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, upaya-upaya yang dibangun tak menemui hasil positif.
Pemenang pertandingan terpaksa ditentukan melalui drama adu penalti. Kiper JK Angels, Citra Adisti bermain apik. Dia sukses menggagalkan dua dari enam penalti lawan.
Menimbang Kans Indonesia di Kancah Futsal Dunia
Pelatih JK Angels, Andre Picessa mengatakan, saat berlaga di Piala AFF Futsal Antarklub lalu, kekuatan tim-tim lawan sudah bisa dipetakan. Sebab, ada beberapa klub yang menggunakan sebagian besar pemain timnas masing-masing negara.
Untuk itulah, Andre menilai di 2 agenda internasional yang akan datang, Piala AFC dan SEA Games Malaysia 2017, peluang Indonesia meraih juara di futsal putri cukup besar. Dia pun berharap, tim asuhannya di JK Angels bisa dijadikan kerangka oleh pelatih yang akan menangani timnas.
“Seandainya tim ini dipertahankan, saya kira jangankan SEA Games, di level internasional lain kita bisa bicara banyak,” kata Andre kepada wartawan, Selasa (19/7).
Menurut Andre, juru taktik yang akan dipilih menangani timnas kemungkinan hanya perlu menambah kekuatan sekitar 20 persen. Selain itu, pembenahan yang diperlukan lebih kepada kemampuan penyelesaian akhir dan peningkatan fisik.
Ditemui terpisah, Sekretaris Jenderal Federasi Futsal Indonesia (FFI), Edhi Prasetyo mengatakan baru akan mengumumkan pelatih timnas pada akhir Juli 2016 nanti. Sejauh ini ada 2 kandidat pelatih asing yang dipilih oleh pihaknya.
Pelatih asal Iran, Hossein Shams dan Victor Jacobus Herman asal Belanda ialah 2 nama yang masuk dalam nominasi FFI. Keduanya memiliki rekam jejak yang baik selama karier kepelatihan di dunia futsal.
Hossein memiliki pengalaman membawa timnas Iran 2 kali melenggang ke Piala Dunia Futsal. Sedangkan Victor mengantarkan Thailand ke Piala Duna Futsal 2012 serta meraih medali Emas SEA Games 2013 di Myanmar.
“Yang pasti pelatih asing. Calonnya sudah ada dan sudah dibahas. Semua setuju dengan 2 nama itu. Kami pilih pelatih yang pernah bawa timnas dari Asia lolos ke Piala Dunia” ujar Edhi.
Mereka yang terpilih akan menjalani rangkap jabatan. Sebab, Edhi ingin pelatih tersebut membesut timnas futsal putra, putri, dan timnas futsal U-20 sekaligus. Dan nantinnya, mereka diberi asisten pelatih yang berasal dari Indonesia.
