BBTF Tahun Depan Targetkan Lebih Banyak Buyer dan Seller
Meski event Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2020 masih berlangsung Juni tahun depan, namun kemeriahan event ini sudah berhembus. Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Bali menargetkan buyer dan seller yang ikut dalam event terbesar di indonesia ini, akan lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Ketua Asita Bali I Ketut Ardana mengatakan tahun lalu, BBTF sukses menghadirkan 262 seller dan 325 buyer dari 46 negara. Kondisi tersebut menjadikan, event yang mempertemukan pelaku usaha pariwisata dari berbagai dunia ini, sebagai event B to B sektor pariwisata terbesar di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Ardana kepada tim liputan El John News, saat mengikuti Asita Jakarta Travel Mart di Hotel Haris Vertu Harmony, Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Untuk menjadikan event ini berkelas, Ardana berharap semua stakeholder pariwisata, termasuk pemerintah daerah untuk memberikan dukungannya. Apalagi bulan penyelenggaraannya digelar di bulan Juni. Pasalnya, di bulan itu tidak ada event internasional yang serupa digelar.
“Bulan Juni itu, hampir tidak ada event internasional. Jadi kita harus memilih, sama kaya ITB Berlin, dia bulan Maret, tidak ada yang ganggu lagi di bulan Maret itu. Jadi kami memilih bulan Juni. Kemudian yang kedua alasan kami adalah, kebetulan di bulan Juni ada PKB yakni Pesta Kesenian Bali, sehingga selain mereka datang untuk event kami, mereka bisa jalan-jalan melihat atraksi kebudayaan di Bali dan sebagainya,” kata Managing Director Bali Sunshine ini.
Kendati akan memasuki penyelenggaraan ke-7, Ardana mengaku masih ada hambatan dalam menggelar BBTF. Hambatan itu, di antaranya masih ada kurangnya perhatian dari sejumlah pemerintah daerah, padahal event ini, sangat membantu industri pariwisata memperkuat bisnisnya yang imbasnya akan mendongkrak pendapatan asli daerah.
“Banyak persoalan, yang pertama anggaran Pemda, yang ketidakpahaman, dan ketiga, mereka lebih suka promosinya ke luar negeri. Sedangkan disitu belum tentu, yang dicari mungkin destinasinya Vietnam, atau dari Bangkong. Ini yang harus dipahami daerah-daerah. Mereka sudah pasti mencari produk yang ada di negeri ini. Oleh karena itu, sangat bagus sekali daerah berpromosi di Bali and Beyond Travel Fair ini,” ujar Ardana.
Lebih lanjut, Ardana mengatakan pada awal Oktober ini, para seller dan buyer sudah dapat mendaftar menjadi peserta BBTF 2020. Bahkan Ardana mengaku sudah banyak buyer atau seller yang mengontaknya untuk mengikuti BBTF tahun depan.
Sementara itu, pada BBTF 2019 lalu, Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap BBTF, bisa mendunia dan berkembang setara dengan ajang Matta Fair di malaysia dan itb asia di Singapura. bahkan jika dimaksimalkan BBTF dapat menjadi perjalanan terbesar di dunia seperti ITB Berlin dan WTM London.

