Trik Tawar Menawar Ketika Traveling ke Luar Negeri
Belanja adalah salah satu kegiatan favorit saat traveling, terlebih lagi jika liburan ke negara lain. Selain toko, pasar tradisional dan pusat oleh-oleh adalah tujuan wisata belanja favorit. Di tempat-tempat ini, biasanya wisatawan bisa menawar harga barang menjadi lebih murah.
Sebelum mulai menawar harga, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:
- Gunakan mata uang lokal.
Pastikan Anda mengetahui mata uang dan nilai uang lokal. Banyak destinasi yang menerima mata uang dollar AS saat belanja, tapi walaupun begitu akan lebih baik menggunakan mata uang lokal, cari tahu betul nilai mata uang tersebut terhadap rupiah.
- Jangan menghitung di depan penjual.
Hindari mengeluarkan ponsel atau kalkulator untuk menghitung harga barang, karena Anda akan terlihat gampah terkecoh dengan harga. Hafalkan saja luar kepada berapa nilai mata uang negara tersebut terhadap rupiah, dan hitung sambil melihat-lihat barang lainnya.
- Ketahui kisaran harga barang.
Sebelum menawar harga, ada baiknya Anda mengetahui kisaran harganya. Ini bisa Anda lakukan sebegai persiapan sebelum melakukan perjalanan. Bisa juga dengan survey terlebih dahulu ke beberapa toko untuk memastikan kisaran harga sebuah barang.
- Tawar setengah harga.
Tawarlah harga barang sampai setengahnya. Mungkin si penjual akan terlihat kaget saat Anda menawar dengan harga yang sangat rendah, tapi tidak sedikit wisatawan yang akhirnya mendapat diskon 25-40 persen dengan cara ini.
- Lakukan dengan penuh empati.
Bagi warga lokal, menjual kerajinan tangan dan suvenir adalah jalan bagi mereka untuk mendapatkan uang dan bertahan hidup. Karena itu, lakukanlah tawar menawar dengan ramah, perbanyak senyum dan hindari menawar dengan nada ketus.
- Ketahui waktu yang tepat untuk beranjak pergi.
Jangan langsung pergi ketika Anda baru satu atau dua kali menawar harga. Cobalah menawar kembali dengan santai dan penuh senyuman. Anda bahkan bisa mengatakan tidak memiliki uang sebanyak itu. Jika harga yang dipatok masih juga mahal, Anda boleh meninggalkan kiosnya.