Menparekraf Minta Jajarannya Selamatkan Pariwisata dari Wabah Virus Corona

0
WhatsApp Image 2020-02-05 at 21.09.11

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengintruksikan kepada jajaran eselon I dan II yang baru dilantik untuk menyelamatkan sektor pariwisata dari wabah virus corona.  Profesional di bidang media ini, mengakui wabah tersebut telah menghantam sektor pariwisata, bukan hanya di Indonesia namun di sejumlah negara lain. Bahkan Wishnutama tak dapat memprediksi kapan masalah ini akan selesai.

Menurut Wishnutama yang perlu diselamatkan adalah industri pariwisata, karena dengan kejadian ini banyak industri pariwisata yang merugi akibat berkurangnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

“Lakukan segala daya upaya untuk menyelamatkan industri pariwisata, karena apa, karena dampaknya luar biasa. Saya sampaikan ke media berapa million US dollar  yang terdampak. Dan ini tugas mulia saudara-saudara para pelaku industri pariwisata. Kita ga tahu kapan ini akan kelar,” kata Wishnutama saat memberikan amanah kepada para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf di Gedung Soesilo Soedarman, Kantor Kemenparekraf/Baparekraf, Jakarta, Rabu malam (5/2/2020).

Wishnutama menyadari tidak mudah untuk merubah strategi yang disiapkan secara matang. Namun hal itu harus dilakukan agar sektor pariwisata Indonesia tetap dapat tumbuh.

“Ini adalah masa-masa krusial,  karena Februari sampai April adalah masa-masa apa, booking untuk liburan musim panas. Kalau kita tidak melakukan antisipasi secepat mungkin, mba Nia lakukan marketing digital secepatnya, saya tahu kita punya problem sistem birokrasi, tapi mba Nia kan tahu caranya untuk mengakselerasi,” ujar Wishnutama.

Lebih lanjut, Wishnutama mengatakan pembangunan destinasi tetap berjalan meski ada wabah virus corona. Menurutnya, harus ada strategi baru yang dilakukan  memperkokoh pariwisata nasional.

“Banyak strategi baru yang harus kita lakukan. Kita bekerjasama dengan airlines, kita melakukan micro targeting dengan digital, ini effort yang sederhana,” ungkap Wishnutama.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *