Resmikan Luwansa Hotel and Convention Center Manado, Wagub Apresiasi Santini Group

0
IMG-20210428-WA0058

Dukungan terhadap sektor pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Manado terus berdatangan. Kali ini dukungan dari industri perhotelan yakni berupa telah resmi beroperasinya hotel bintang empat yang berlokasi di di Jalan Pomorouw no 68, Taas Tikala, yakni Luwansa Hotel and Convention Center Manado.

Pada Rabu (28/4/2021), hotel ini diresmikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Steven OE. Kandouw. Peresmian Hotel Luwansa Manado ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wagub Steven Kandouw, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian, disaksikan Dewan Direksi Santini Group, Direktur Utama PT. Santini Minahasa Lestari, General Manager Luwansa Hotel Manado dan segenap tamu undangan.

Luwansa Hotel persembahan Santini Group ini merupakan hotel ke-6 setelah Jakarta, Palangkaraya, Tabanan-Bali dan Labuan Bajo.

Dalam sambutannya, Direktur Santini Group Jakarta Wandi Wanandi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang telah mendukung dihadirkannya Luwansa Hotel Manado ini.

“Berlokasi dekat dengan area perkantoran dan pusat pemerintahan, keberadaan Luwansa Hotel Manado diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan tempat penyelenggaraan acara dan akomodasi bagi pebisnis dan anggota kantor pemerintahan,” ucapnya.

Wagub Sulut Steven OE. Kandouw mengapresiasi keputusan yang diambil Santini Grup yang mengikuti arahan dari Gubernur Sulut pada tahun 2018  untuk berinvestasi di ujung utara Pulau Sulawesi ini.

“Pada tahun 2018 Pak Gubernur memberikan keyakinan kepada Pak Sofjan (Pendiri Santini Group) untuk mendirikan hotel di sini, karena waktu itu yang menjadi “road map” Pemprov. Sulut, yaitu menjadikan Sulut sebagai destinasi baru pariwisata, kita mendapat julukan “Rising Star of Tourism Industry,” kata Wagub.

Wagub Steven menjelaskan apa yang disampaikan Gubernur bukan isapan jempol namun ada data yang digunakan, yakni adanya peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut pada tahun 2018. Peningkatan itu yang biasanya 12.000 wisman pertahun  saat itu menjadi `12.000 wisman perbulan, angka yang cukup besar untuk mendongkrak pertumbuhan pariwisata Sulut.

Namun, sayang karena pandemi Covid-19, harapan itu sirna karena banyak sektor termasuk pariwisata yang ikut diruntuhkan oleh pandemi ini.

Yang patut  diacungi jempol, menurut Wagub adalah keyakinan Santini Group untuk tetap membuka hotel ke-6 ini, padahal industri perhotelan belum sepenuhnya pulih karena masih pandemi Covid-19.

“Ini merupakan momentum bagi kita semua untuk bangkit dari keterpurukan. Mari kita optimis, berpikiran positif bahwa kita akan melalui ini semua,” tuturnya.

“Ibaratnya ini melawan arus. Kalau di tempat lain hotel banyak ditutup, banyak dijual. Di Sulawesi Utara, di Manado malah diresmikan hotel yang luar biasa ini, dan sangat representatif,” tambahnya.

Lebih lanjut Wagub menyampaikan bahwa target-target investasi Pemprov. Sulut ini “on the track” berjalan sesuai rencana.

“Ada yang bilang, pencapaian realisasi investasi Sulut di era Pak Gubernur itu hoaks, kita lawan hoaks dengan realitas seperti hari ini,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wagub menghimbau semua pihak untuk dapat menciptakan iklim investasi positif demi kemajuan Sulut.

“Kita ciptakan iklim investasi yang positif dan kondusif untuk semua orang yang ingin berusaha di Sulut,” imbaunya.

“Mari kita sama-sama manfaatkan hotel yang megah ini,” tandasnya.

Diketahui, Hotel ini dimiliki oleh PT. Santini Minahasa Lestari dan manajemennya dikelola oleh PT. Santini Kelola Persada yang semuanya tergabung dalam Santini Group.

Luwansa Hotel Manado merupakan hotel berbintang 4 (empat) dengan 134 kamar, ballroom bebas kolom dengan kapasitas 800 orang, 7 ruang rapat dengan kapasitas bervariasi dari 25 sampai dengan 80 orang, serta dilengkapi fasilitas lainnya seperti restoran, kafe, bar, kolam renang dan pusat kebugaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *