TX Travel Gulirkan Paket Wisata Vaksin di Bali, Ini Daftar Harganya
Agen perjalanan TX Travel mendukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menjadikan Bali sebagai pilot project wisata berbasis vaksin. Dukungan itu, diberikan TX Travel dalam bentuk penyusunan program paket wisata vaksin di Bali selama 14 hari 13 malam.
Paket tersebut telah digulirkan oleh TX Travel sejak 1 Juli hingga 30 September 2021 Paket ini baru diperuntukan bagi wisatawan nusantara (wisnus) agar dapat mensukseskan percepatan vaksinasi yang sedang digalakan pemerintah.
Selama menikmati paket tersebut, wisnus dapat menerima dua kali vaksin secara gratis dan jenis vaksin yang diberikan tergantung persediaan yakni Sinovac, Pfizer atau Novavax.
Harga paket yang dibanderol super hemat yakni mulai Rp3,9 jutaan, belum termasuk tiket pesawat. Berdasarkan pengamatan Redaksi EL JOHN News di Instagram TX Travel pada Selasa (6/7/2021), harga paket wisata vaksin yang buat TX Travel rinciannya sebagai berikut.
- Harris Galeria (13N) Rp3.900.000
- Bali Nusa Dua (6N) + Harris Galeria (7N) Rp5.750.000
- Pondok Sari Kuta (6N) + Royal Tulip Jimbaran (7N) Rp6.950.000
- Ramayana Hotel (6N) + Rama Candidasa (7N) Rp7.600.000
- Kuta Seaview (6N) + Alaya Resort Ubud (7N) Rp7.900.000
- Hyatt Regency Sanur (6N) + Grand Hyatt Nusa Dua Rp8.350.000
Paket wisata vaksin termasuk antara lain makan pagi, free penggunaan fasilitas hotel, akses internet, transportasi bandara-hotel (PP) dan asuransi wisata.
CEO TX Travel Anton Thedy mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan BMW Tour, telah mengerahkan 256 kantor cabang dan 12 ribu reseller di seluruh Indonesia untuk mempromosikan paket wisata plus vaksin gratis ke Bali.
“Kami juga akan tambah-tambahkan produk-produknya, bukan cuman yang sekarang ada saja. Kami sudah mencoba beberapa lokasi seperti ke daerah Ubud, begitu juga ke daerah lain. Banyak sekali yang kita bisa kembangkan bersama-sama,” tuturnya.
Anton berharap ada kepuasan dari wisatawan yang membeli paket wisata ini karena akan lama tinggal di Bali. “Poin yang paling penting dari wisata vaksin ini adalah bagaimana menambah length of stay yang mungkin sekarang rata-rata seminggu bisa jadi dua minggu,” tegas Anton.
Ide pembuatan paket wisata vaksin muncul setelah sejumlah agen perjalanan menawarkan tur serupa ke beberapa kota di Amerika Serikat. Paket wisata ini disebut-sebut memperoleh minat cukup tinggi dari wisatawan Indonesia.
Untuk menangkap peluang wisatawan tersebut, agen perjalanan pun bekerjasama dengan pemerintah menyusun standar paket perjalanan berbasis vaksin dengan lokasi percontohan di Bali.
Bali dipilih karena provinsi yang menjadi barometer pariwisata nasional ini, menjadi provinsi yang tercepat melakukan vaksinasi. Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Bali hingga per 5 Juli 2021, masyarakat telah divaksin mencapai 77 persen dari total penduduk Bali sebanyak 4,3 juta orang.
Selain itu, program wisata vaksin di Bali menjadi salah satu program yang dicanangkan pemerintah untuk memulihkan sektor pariwisata Bali, setelah sebelumnya pemerintah juga membuat program Work Form Bali (WFB).
