Jonan Pastikan Harga BBM dan Tarif Listrik Tidak Naik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM ) dan harga tarif listrik tidak naik per 1 April hingga bulan Juni 2017 mendatang. Harga BBM masih akan tetap sama, yaitu Rp5150 per liter untuk Biosolar subsidi, dan Rp6450 untuk Premium di wilayah luar Jawa, Madura dan Bali.
Jonan mengatakan keputusan untuk tidak menaikan harga BBM dan tarif listirk karena ada efisiensi yang dilakukan PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Jonan menjelaskan meski minyak dunia mengalami kenaikan harga hingga menjadi US$40 per barel, pemerintah berupaya menakan harga dengan efisiensi. Hal itu dilakukan dengan menarik dana cadangan dan keuntungan yang dimiliki Pertamina.
“Tahun lalu, waktu harga minyak turun di bawah US$ 40 per barel, harga eceran BBM nya tidak kita turunkan. Jadi ada cadangan yang di Pertamina itu, bisa digunakan pada saat harga minyak mentah itu naik,” ujar Jonan akhir pekan kemarin.
Jonan berharap upaya efiseinsi ini terus dilakukan pihak Pertamina agar dapat meningkatkan perekonomian nasional. Menurut mantan Menteri Perhubungan ini. ada upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam melihat efisiensi ini, misalnya jika jika harga gas dalam negeri lebih rendah, maka pemerintah akan membuka impor gas.
Jonan juga menyambut baik efisensi yang dilakukan di tubuh PLN. Menurut Jonan tariff listirk yang tidak naik untuk tiga bulan kedepan merupakan amanat Presiden Jokowi yang meminta harga listrik stabil. kebijakan itu diambil sebab pemerintah sedang berfokus untuk menyediakan tarif listrik murah dan terjangkau untuk masyarakat. Upaya untuk mewujudkan tarif yang terjangkau itu salah satunya melalui serangkaian kebijakan yang mampu menurunkan biaya pokok produksi (BPP) listrik.
Selain karena efisiensi di dua perusahaan energy milik BUMN itu, tidak naiknya harga BBM dan tariff listrik juga karena mendekati puasa dan lebaran.
