13 Lions Club Bersinergi Gelar Aksi Donor Darah di Kemayoran Dengan Target 250 Kantong Darah
Ada yang berbeda di MGK Kemayoran pada Sabtu pagi (20/08/2022). Sentra belanja keperluan otomotif ini, didatangi banyak masyarakat, namun bukan untuk melihat pertunjukan, melainkan untuk mengikuti aksi donor darah yang diselenggarakan oleh 13 Lions Club dibawah naungan distrik 307-B1.
Ke 13 Lions Club tersebut yakni LCI Eagle Faith, LCI Victory Prima, LC Tangerang Happy, LCI Mitra Anyelir, LCI Ruby Prima, LCI New Jade, LCI Host, LCIT Ebony, LCIS Metteya Mahardhika, LC Jakarta Nusantara, LC Jakarta Kebayoran, LCIS Mitra Permata dan LCI Mutiara Citra.
Untuk menyukseskan aksi donor tersebut, ke-13 Lions Club menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Ikatan Alumni Bina Nusantara dan MGK Kemayoran.

Kali ini, aksi donor darah menargetkan 250 kantong darah yang terkumpul. Untuk memenuhi target tersebut pihak PMI Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 12 bed atau tempat tidur lipat.
Sebelum mendonorkan darahnya, masyarakat harus melewati serangkaian pemeriksaan seperti memeriksa tekanan darah, HB dan gula darah. Aksi donor darah ini, menjadi salah satu kegiatan terbesar karena melibatkan 13 Lions Club.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Rustam Effendi mengapresiasi komitmen Lions Club yang tidak pernah putus dalam menggelar aksi donor darah. Kehadiran Lions Club sangat membantu PMI dalam menyediakan kantong darah.
“Ini luar biasa, sumbangan dari kawan-kawan Lions Club untuk masyarakat yang membutuhkan darah dan juga membantu PMI dalam menyediakan darah. Lions Club menunjukan jiwa kepahlawanan, apalagi kegiatan ini digelar dalam suasana Hari Kemerdekaan dan mereka pantas disebut sebagai pahlawan kemanusiaan karena membantu masyarakat yang sedang membutuhkan darah,” kata Rustam.

Rustam mendorong Lions Club untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatan kemusiaan seperti aksi donor darah ini. Darah yang terkumpul melalui aksi donor darah yang digelar Lions Club, dapat menambah stok darah yang ada di Provinsi DKI Jakarta, pasalnya distribusi kantong darah yang dilakukan PMI cukup besar per harinya.
“Setiap hari Jakarta membutuhkan 1.200 kantong darah yang kita distribusikan. Melalui kegiatan ini, mudah-mudahan stok darah di DKI Jakarta dapat terpenuhi sehingga mampu mengamankan masyarakat yang memerlukan darah maupun pasien di rumah sakit atau di rumah bersalin,” ujar Rustam.
Second Vice District Governor Distrik 307-B1 SVDG Natalia Chew mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung aksi donor darah ini, khususnya kepada PMI yang selalu mendampingi Lions Club di setiap kegiatan kemanusiaan.

“Kami berterima kasih atas dukungan PMI yang selalu memberikan staf-stafnya dan juga fasilitasnya untuk mengambil kantong-kantong darah ini,” ungkap Natalia.
Tak lupa, Natalia juga mengucapkan terima kasih atas animo masyarakat dalam mengikuti aksi donor darah ini. Banyaknya masyarakat yang menyumbangkan darahnya tak lepas dari kerja keras panitia yang terus mensosialisasikan aksi donor darah melalui media sosial maupun dengan mencetak brosur.
“Kami memberikan E-flyer dan juga sosialisasi yang dilakukan panitia maupun anggota kita, dari mereka disebarkan kepada masyarakat luas,” tutur Natalia.

Sementara itu, Global Service team District Club Edwin Purwohandianto mengucapkan rasa syukur, aksi donor darah yang diinisiasi Lions Club selalu disambut baik oleh PMI. Berbagai aksi donor darah yang dilakukan Lions Club merupakan jawaban atas permintaan Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta yang meminta Lions Club dapat membantu PMI dalam menyediakan darah.
“Jadi kita ini pernah menemui Ketua PMI DKI Bapak Rustam Effendi, dipanggil oleh beliau dan beliau mengatakan bahwa kebutuhan darah per hari itu sekitar 1.200 kantong darah, tetapi ternyata pendonornya jauh di bawah angka itu, sehingga kita diminta untuk support PMI DKI untuk membuat baksos donor darah,” tutur Edwin.
Selain donor darah, di waktu bersamaan juga digelar pemeriksaan gula darah secara gratis. Gula darah merupakan salah satu dari lima fokus utama yang dijalankan Lions Club International.

Ketua Komite Diabetes Hardi Soedharto mengatakan Penyakit diabetes menjadi penyakit yang diperhatikan Lions Club karena di penderita diabetes di Indonesia tidak sedikit, oleh karena itu perlu adanya deteksi dini agar dapat mencegah penyakit berbahaya ini.
“Mengapa penyakit diabetes itu penting ya kita ketahui dari data yang kita dapat Indonesia itu masuk lima besar dunia yang penderit diabetesnya itu tinggi. Diabetes itu, dijuluki ibu dari segala penyakit, karena dapat menyebabkan komplikasi bisa ke jantung, ke ginjal dan lain-lain. Jadi pemeriksaan dini itu penting, karena kalau kita telat, stadiumnya sudah tinggi maka pengobatannya akan mahal,” ujar Hardi.