Punya Pesona yang Indah, Berikut Sejarah Danau Toba
Sumber Foto: flickr.com/Klim Levene
Danau Toba yang berada di Sumatra Utara menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia yang patut dikunjungi. Danau Toba merupakan keajaiban alam yang sangat menakjubkan dengan pemandangannya yang indah.
Dilansir dari beberapa sumber, Danau Toba terbentuk dari hasil letusan Gunung Toba yang terjadi sekitar 74.000 tahun lalu. Letusan ini membuat kaldera besar yang seiring berjalannya waktu terisi oleh air.
Erupsi supervolcano ini menjadi salah satu letusan gunung berapi paling besar sepanjang sejarah. Akibatnya, populasi manusia mengalami penurunan, diperkirakan hanya 5.000 sampai 10.000 orang yang mampu bertahan. Tidak hanya itu, pasca erupsi juga membuat perubahan iklim ekstrem dan adanya gelombang tsunami besar di berbagai belahan dunia.
Tetapi kini, Danau Toba masuk ke dalam deretan 10 wisata prioritas dan memiliki luas lebih dari 1.145 kilometer persegi dengan kedalaman mencapai 450 meter. Dengan seluas itu, Danau Toba lebih mirip seperti lautan.
Danau ini menjadi danau terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu danau terdalam di dunia. Selain itu, UNESCO juga telah menetapkan kaldera Toba sebagai Global Geopark atau warisan dunia.
Hal unik yang ada di Danau Toba adalah terdapat sebuah pulau di tengahnya, yaitu Pulau Samosir dengan luas 630 kilometer persegi. Pulau Samosir mempunyai dua danau, yaitu Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang.
Danau Toba berada di 900 meter di atas permukaan laut dan memiliki pesona yang cantik. Di Danau Toba terdapat dua kelompok suku, yaitu Tomok dan Simanindo. Selain itu, juga terdapat air terjun di sekitar Danau Toba, seperti Situmurun, Sipiso-piso, Binanga Bolon, Sigura-gura, dan sebagainya.
