Indonesia Siapkan Bantuan Kesehatan Senilai 1 Juta USD untuk Palestina dan Sudan
Pemerintah Republik Indonesia akan memberikan bantuan senilai 1 juta USD kepada Palestina dan Sudan. Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi tingkat menteri (RTM) yang membahas Bantuan Penanganan Darurat Kesehatan Palestina dan Sudan di Kantor Kemenko PMK.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan permintaan bantuan datang dari Pemerintah Mesir untuk membantu penanganan kesehatan rakyat Palestina yang banyak mengungsi di negara tersebut. Sementara permintaan dari Pemerintah Sudan bertujuan untuk mengatasi masalah krisis kesehatan masyarakat akibat konflik internal.
“Pemerintah Indonesia akan menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) dan Dana Kedaruratan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyalurkan bantuan ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Luar Negeri,” ujar Menko PMK.
Menlu Retno Marsudi menyampaikan bahwa Palestina dan Sudan telah menyampaikan daftar kebutuhan mereka, memudahkan Pemerintah Indonesia dalam memberikan respons. Bantuan akan diprioritaskan dari produk dalam negeri yang sesuai dengan daftar yang disampaikan.
“Ini merupakan bagian dari diplomasi kemanusiaan yang terus dilakukan pemerintah Indonesia, terutama dalam kurun waktu 10 tahun ini,” tambah Menlu Retno.
Bantuan yang diberikan ke Palestina akan melengkapi bantuan sebelumnya dari pemerintah dan pihak swasta. Rencananya, bantuan akan disalurkan melalui jalur udara atau air drop untuk rakyat Gaza Utara.
“Total bantuan yang akan disalurkan sudah mencapai 4.400 ton yang semuanya diperuntukkan bagi Gaza,” ungkap Retno.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa bantuan akan disalurkan melalui DSP yang ada di BNPB. Dia optimis bahwa pengiriman bantuan akan berjalan lancar, dibantu dengan rencana skema bantuan dari organisasi filantropi dan swasta.
“Setelah ini, kita akan membentuk Satgas terpadu BNPB, Kemlu, Kemenkes untuk menentukan teknis pelaksanaan. Mudah-mudahan minggu depan sudah terealisasikan,” tutur Suharyanto.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta jajaran Kemenlu, BNPB, Perwakilan Kemenkes, Kemenkeu, Kemensetneg, Setkab, dan BPKP. Ini merupakan langkah konkret Indonesia dalam mendukung upaya penanganan krisis kemanusiaan di Palestina dan Sudan.
