Menpar: Indonesia Tetap Buka Pintu bagi Wisatawan Mancanegara di Tengah Situasi Terkini

0
image-20250228143255

Dalam menyikapi berbagai dinamika dan perkembangan situasi terkini di Indonesia, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya menjaga demokrasi dengan menghormati hak-hak rakyat, khususnya dalam menyampaikan aspirasi secara damai. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menegakkan prinsip negara hukum serta menjamin stabilitas keamanan nasional tanpa mengesampingkan hak kebebasan berekspresi.

Presiden Prabowo menekankan bahwa suara rakyat yang tulus dan damai merupakan elemen penting dalam kehidupan demokrasi yang sehat. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia memastikan bahwa setiap bentuk aspirasi yang disampaikan secara murni dan tertib akan dihormati, dijaga, dan dilindungi sesuai dengan hukum yang berlaku. Di sisi lain, negara juga akan bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu ketertiban umum atau keamanan nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia turut memberikan pernyataan resmi untuk menegaskan bahwa Indonesia tetap terbuka bagi wisatawan mancanegara.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan bahwa seluruh destinasi wisata di Indonesia beroperasi normal dan tetap dapat dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun asing.

“Kami memastikan semua destinasi wisata tetap terbuka dan dapat diakses seperti biasa. Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta pengalaman berwisata yang tak terlupakan bagi para pelancong yang datang ke Indonesia,” ungkap Menpar Widiyanti dalam keterangan persnya pada Selasa (2/9/2025).

Lebih lanjut, Menpar menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Triwulan II tahun 2025, sektor ini berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12%, menunjukkan bahwa sektor pariwisata adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan nasional.

Karena itu, keselamatan dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama pemerintah. Baik wisatawan domestik maupun mancanegara diharapkan merasa aman saat menikmati kekayaan budaya, alam, dan kuliner Indonesia yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Menteri Widiyanti juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut andil dalam menjaga citra positif pariwisata Indonesia melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Mari kita jaga dan rawat pariwisata Indonesia. Pariwisata yang kuat adalah pariwisata yang kita bangun bersama. Semua pihak memiliki peran penting, mulai dari pemerintah pusat hingga masyarakat lokal di destinasi wisata,” ujarnya.

Sebagai bentuk layanan langsung bagi wisatawan, Kementerian Pariwisata menyediakan hotline 24 jam yang bisa diakses kapan saja jika wisatawan membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan pertanyaan terkait perjalanan mereka di Indonesia.

Hotline Layanan Wisatawan:

Halo Wonderful (Kementerian Pariwisata):

  • WhatsApp: +62 811-895-6767
  • Telepon: +62 21-3838-000
  • Kontak Darurat Nasional:
  • Polisi: 110 / 112
  • Pemadam Kebakaran: 113 / 1131
  • Ambulans: 118 / 119
  • Pencarian dan Pertolongan (SAR): 115

Pemerintah berharap, dengan dukungan masyarakat dan kerja sama lintas sektor, Indonesia tetap menjadi destinasi wisata unggulan di Asia dan dunia, serta mampu menjaga stabilitas nasional dalam semangat demokrasi dan toleransi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *