Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tembus 1,51 Juta pada Agustus 2025

0
1666053830-IMG-20221018-WA0002

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2025 mencapai 1,51 juta kunjungan. Dalam rilis resminya, data BPS menyebut angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 1,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 12,33 persen dibandingkan dengan Agustus 2024. Tren positif ini memperkuat sinyal pemulihan sektor pariwisata nasional pasca-pandemi.

Secara kumulatif, sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025, jumlah kunjungan wisman tercatat sebanyak 10,04 juta kunjungan. Jumlah ini meningkat 10,38 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Data ini mengindikasikan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan dalam sektor pariwisata internasional di Indonesia.

Mayoritas kunjungan wisman pada Agustus 2025 tercatat melalui pintu masuk utama, yaitu sebanyak 1,34 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan melalui pintu masuk perbatasan mencapai 170,12 ribu kunjungan. Moda angkutan udara masih menjadi pilihan utama wisman dengan kontribusi sebesar 83 persen dari total kunjungan melalui pintu utama. Sisanya terdiri dari kunjungan menggunakan moda laut sebesar 14,10 persen dan darat sebesar 2,90 persen.

Kunjungan melalui moda angkutan udara pada bulan tersebut mencapai 1,11 juta kunjungan, meningkat 12,21 persen dibandingkan dengan Agustus 2024 dan naik 0,59 persen dibandingkan Juli 2025. Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali dan Bandara Soekarno-Hatta di Banten menjadi dua pintu masuk udara utama dengan volume kunjungan tertinggi, berkontribusi sebesar 89,14 persen atau sekitar 987,81 ribu kunjungan.

Sementara itu, jumlah kunjungan wisman yang menggunakan moda laut tercatat sebanyak 188,26 ribu kunjungan. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 15,04 persen dibandingkan Agustus 2024 dan naik 16,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pelabuhan Batam dan Tanjung Uban di Provinsi Kepulauan Riau menjadi gerbang laut utama yang paling banyak dilalui wisman, dengan kontribusi mencapai 90,10 persen atau sekitar 169,63 ribu kunjungan.

Di sisi lain, kunjungan melalui moda darat pada Agustus 2025 mencapai 38,71 ribu kunjungan. Meskipun jumlah ini menunjukkan penurunan sebesar 3,29 persen dibandingkan dengan Juli 2025, secara tahunan kunjungan darat mengalami lonjakan signifikan sebesar 46,32 persen. Tiga pintu masuk darat utama, yaitu Atambua (Nusa Tenggara Timur), Lintas Batas Jayapura (Papua), dan Entikong (Kalimantan Barat), menjadi jalur favorit bagi wisman yang masuk melalui darat. Ketiganya menyumbang 89,05 persen atau sekitar 34,47 ribu kunjungan.

Pertumbuhan yang konsisten ini menunjukkan optimisme terhadap sektor pariwisata Indonesia yang terus membaik. Peningkatan kunjungan dari seluruh moda transportasi juga mencerminkan perbaikan konektivitas dan meningkatnya daya tarik destinasi wisata di Tanah Air di mata dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *