Usai Dampingi Presiden ke SPPG Palmerah, Dadan Hindayana Dicopot dari BGN

0
01KPPVCHGSJQJ1G97XR9ESNMG7

Dadan Hidayana sebelum dicopot sebagai Kepala BGN (Foto: Humas BGN)

El John News, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memberhentikan Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam (2/6/2026).

Pergantian tersebut cukup mengejutkan karena pada pagi harinya Dadan masih terlihat mendampingi Presiden Prabowo saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah, Jakarta Barat. Selain Dadan, Presiden juga memberhentikan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

“Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Pertama, saudara Dadan sebagai Kepala BGN, kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, ketiga saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini,” kata Prasetyo Hadi.

Sebagai pengganti Dadan, Presiden menunjuk Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Selain itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono dipercaya mengisi posisi Wakil Kepala BGN.

“Untuk selanjutnya presiden memutuskan mengangkat saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, kemudian saudari Agustina Arumsari, dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru,” imbuhnya.

Prasetyo menjelaskan pergantian tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BGN selama sekitar satu setengah tahun terakhir, khususnya dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, perubahan kepemimpinan diperlukan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.

Meski terjadi pergantian pucuk pimpinan, pemerintah memastikan komitmen terhadap Program MBG tidak akan berubah. Program yang menjadi salah satu agenda unggulan Presiden Prabowo itu tetap akan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program makan bergizi gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” tegas Menteri Pras.

Ia berharap langkah restrukturisasi tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia. Program tersebut dinilai penting karena tidak hanya mendukung peningkatan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di daerah.

“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelayanan program makan bergizi gratis agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, sebagai bagian dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia kita,” pungkasnya.

Selama masa kepemimpinan Dadan Hindayana, sejumlah kebijakan dan persoalan sempat menjadi perhatian publik. Beberapa kasus keracunan makanan yang terjadi di sejumlah daerah dalam pelaksanaan Program MBG menjadi sorotan utama. Selain itu, rencana pengadaan 25.000 unit sepeda motor listrik untuk operasional Kepala SPPG dengan nilai anggaran lebih dari Rp1 triliun juga memicu perdebatan.

Tak hanya itu, kebijakan pengangkatan sejumlah pegawai SPPG menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) turut menuai perhatian. Saat itu, Dadan menyebut kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan menjadi kelompok yang berpeluang diangkat sebagai ASN untuk mendukung keberlanjutan program di lapangan.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Nanik S Deyang, pemerintah berharap Badan Gizi Nasional dapat semakin memperkuat tata kelola organisasi sekaligus memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *