Resmi! Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta
Persija resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala (Foto: Instagram Persija)
El John News, Jakarta-Persija Jakarta resmi memulai era baru di bawah kepemimpinan pelatih Shin Tae-yong. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu memperkenalkan mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi musim depan dalam acara yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026).
Kehadiran Shin Tae-yong sekaligus menandai berakhirnya masa kepelatihan Mauricio Souza. Manajemen Persija menaruh harapan besar kepada pelatih asal Korea Selatan itu untuk membawa tim kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.
Dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Persija, Shin mengaku tidak ragu menerima pinangan Macan Kemayoran. Menurutnya, Persija merupakan salah satu klub terbesar yang dimiliki Indonesia dan memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
“Persija adalah tim terbaik di Indonesia,” ujar Shin Tae-yong saat diperkenalkan kepada publik dan media.
Pelatih berusia 55 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima sejumlah tawaran dari klub lain di Indonesia. Namun keseriusan manajemen Persija dalam membangun tim menjadi alasan utama yang membuatnya memilih berlabuh di Jakarta.
Nama Shin Tae-yong tentu bukan sosok asing bagi pecinta sepak bola nasional. Ia pernah menangani Timnas Indonesia pada periode 2019 hingga 2024 dan berhasil membawa berbagai pencapaian penting bagi skuad Garuda di level internasional.
Kehadirannya di Persija diperkirakan akan mempermudah proses adaptasi karena sejumlah pemain inti Macan Kemayoran pernah bekerja sama dengannya saat membela Timnas Indonesia. Salah satu pemain yang memiliki hubungan erat dengan Shin adalah bek andalan Persija, Rizky Ridho, yang berkembang pesat di bawah arahannya sejak usia muda.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menjelaskan bahwa manajemen memberikan kontrak jangka panjang kepada Shin Tae-yong sebagai bagian dari proyek pengembangan klub secara menyeluruh.
“[Kontraknya] kurang lebih tiga tahun. Alasan kontrak tiga tahun, karena kita berproses karena tentunya coach Shin harus terlibat dengan pengembangan infrastruktur dan pengembangan pemain muda. Semua kami mencoba mengakselerasi selama tiga tahun ke depan ini,” kata Prapanca.
Menurutnya, target Persija tidak hanya berfokus pada prestasi tim utama, tetapi juga pembangunan fondasi klub yang lebih kuat melalui pembinaan pemain muda dan peningkatan infrastruktur.
Prapanca juga memastikan Shin Tae-yong diberikan keleluasaan untuk menentukan komposisi staf kepelatihannya sendiri agar proses kerja dapat berjalan lebih efektif.
“Untuk tim pelatih dan asisten, tentunya karena formatnya kita prosesnya pengen cepat, jadi supaya coach Shin tidak pusing biar Shin Tae Yong membentuk tim pelatih sendiri,” ucap Prapanca.
Dengan pengalaman panjang yang dimiliki Shin Tae-yong, Persija berharap dapat membangun tim yang lebih kompetitif sekaligus menciptakan sistem pembinaan berkelanjutan dalam tiga tahun ke depan.
