Ramadhipa Ukir Sejarah, Juara Moto3 Junior World Championship di Portugal
Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa rayakan kemenangan bersama tim Honda Asia-Dream Racing Junior (Foto: Instagram Muhammad Kiandra Ramadhipa)
El John News-Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa kembali mengharumkan nama bangsa di ajang balap motor internasional. Rider berusia 16 tahun itu sukses meraih kemenangan pertamanya di Moto3 Junior World Championship 2026 setelah tampil gemilang pada seri yang berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (14/6/2026).
Prestasi tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Ramadhipa di level dunia. Membela tim Honda Asia-Dream Racing Junior dengan nomor motor 32, ia mampu menunjukkan performa impresif sepanjang balapan dan berhasil menaklukkan persaingan ketat para pembalap muda terbaik dunia.
Memulai lomba dari posisi ketujuh, Ramadhipa langsung menunjukkan agresivitas sejak lampu start padam. Ia secara bertahap memperbaiki posisi dan bergabung dengan kelompok terdepan yang terus bersaing ketat memperebutkan kemenangan.
Balapan berlangsung sengit hingga lap terakhir. Sejumlah pembalap silih berganti memimpin lomba sebelum akhirnya penentuan pemenang terjadi di sektor akhir Sirkuit Estoril.
Dalam momen krusial tersebut, Ramadhipa memperlihatkan kematangan balap yang luar biasa. Pembalap asal Indonesia itu mampu memanfaatkan celah dengan sempurna untuk melakukan manuver penyalipan yang menentukan.
Konsistensi dan keberaniannya sepanjang balapan akhirnya membuahkan hasil manis. Ramadhipa berhasil melintasi garis finis di posisi pertama sekaligus mencatat kemenangan perdana dalam kariernya di Moto3 Junior World Championship.
Ia sukses mengungguli Travis Borg dari tim Monlau Motul yang finis di posisi kedua serta Carlos Cano dari CFMoto Aspar Junior yang menempati posisi ketiga.
Hasil gemilang di Estoril juga membawa dampak positif pada persaingan klasemen sementara. Tambahan poin maksimal membuat Ramadhipa semakin kokoh berada di papan atas dan kini menempati peringkat kedua dengan koleksi 51 poin.
Pembalap muda Indonesia itu hanya terpaut dari pemimpin klasemen sementara, Giulio Pugliese, sehingga peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara musim 2026 masih terbuka lebar.
Kemenangan ini menjadi bukti perkembangan pesat Ramadhipa di level internasional sekaligus menegaskan potensi besar Indonesia dalam melahirkan pembalap-pembalap berprestasi di kancah balap dunia.
