Akhir Juli 2017, Ada Pulau Tersembunyi Yang Akan Dibuka Untuk Wisatawan
Indonesia menyimpan banyak pulau yang indah dan mempesona. Gugusan pulau di Indonesia selalu dipilih wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara sebagai tujuan wisatanya. Ternyata bukan hanya pulau yang mudah ditemukan, pulau tak berpenghuni dan tersembunyi juga tidak kalah indahnya untuk dijadikan objek wisata. Pada tanggal 31 Juli 2017 mendatang, ada pulau tersembunyi yang akan dibuka untuk wisatawan. Pulau itu berada di dekat Batam.
Terletak di Kabupaten Kepulauan Anambas, Riau, pulau ini dapat diakses dengan menggunakan pesawat kecil dari Batam atau melalui akses jalur laut berangkat dari Tanjungpinang dengan mencarter kapal. Biaya menginap di pulau ini cukup mahal, sekitar 2.500 dolar Singapura atau sekitar Rp24 juta per malamnya.
Dari pernyataan yang ditulis dari situs resminya, yang dilansir dari laman Asia One, Selasa 4 Juli 2017, Pulau ini dikembangkan dengan tujuan untuk menawarkan filosofi konservasi lingkungan kepada para wisatawan. Pulau ini menjadi kawasan konservasi laut yang menawarkan pengalaman baru menginjakkan kaki secara langsung di hutan primer yang ada di Pulau Bawah.
“Pulau ini merupakan proyek untuk mengintegrasikan wisatawan untuk kembali menyatu dengan alam, dan menjadikannya sebagai tolak ukur untuk tujuan wisata ke depannya di sekitar wilayah ini,” demikian pernyataan situs resminya.
Dengan begitu diharapkan para wisatawan dapat menjelajahi pulau dan nantinya ketika meninggalkan tempat ini akan dapat merasakan sensasi baru. Untuk mendukung hal tersebut, pulau ini telah menyiapkan 35 vila, yang dibangun dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan didukung oleh jaringan mikro energi terbarukan.
Pulau ini juga dilengkapi dengan 21 kamar hotel yang menawarkan pemandangan laut yang indah, 13 bungalo dengan pemandangan matahari terbit dan matahari terbenam yang indah, serta tiga garden suite yang memberikan sensasi pemandangan alam yang menarik.
Untuk dapat merasakan sensasi tersebut, wisatawan dapat merogoh kocek sebesar US$1.960 atau Rp26 juta per malam, dan minimum menginap selama tiga malam.
