Menpar Apresiasi Bantuan WCA Promosikan Pariwisata Indonesia Kepada Investor Asing

0
049557800_1475562511-046755300_1475147366-Arief_Yahya_1

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi ketertarikan dari Wellington Capital Advisory  (WCA)  dalam membantu mempromosikan destinasi investasi di sektor pariwisata Indonesia. Hal ini menurut Menpar, karena pariwisata Indonesia memang ‘seksi’. Bahwa Indonesia memiliki potensi yang tinggi di sektor pariwisata, dan membutuhkan banyak sentuhan dalam penataan destinasi sehingga dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Termasuk kehadiran investor yang berperan di dalamnya.

“Pariwisata merupakan salah satu leading sector di Indonesia, WCA tidak akan salah membantu Kemenpar dalam pengembangan pariwisata,” kata Menpar di Jakarta, Kamis, 12 Oktober 2017.

Seperti diketahui bahwa Selasa lalu, 10 Oktober 217,  Menpar didampingi Ketua Tim Pokja 10 Destinasi Prioritas, Hiramsyah S Thaib yang menerima audiensi CEO Wellington Capital Advisory (WCA), David Burke di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Dalam audiensinya, David Burke melaporkan dan menyampaikan tiga hal. Pertama, bahwa WCA selaku analyst dan financial investment advisor yang berbasis di Jakarta dan Singapura, telah menerima berbagai permintaan kajian untuk kelaikan investasi di sektor pariwisata di Indonesia.

Kedua WCA sangat berharap dapat turut membantu mempromosikan peluang investasi di ‘10 Bali baru’ maupun destinasi existing lainnya. Dan terakhir penawaran kerja sama yang diajukan WCA ini adalah ‘Zero Rupiah’ alias tanpa biaya. WCA hanya meminta untuk disupply berbagai materi dan lokasi-lokasi potensial destinasi investasi pariwisata yang clean and clear dari sisi perizinan.

Selanjutnya WCA akan membantu memasarkan peluang destinasi investasi pariwisata kepada kliennya dan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemenpar. Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan investasi di sektor pariwisata dan private sektor untuk pemenuhan amenitas yang nilai kebutuhannya mencapai 10 miliar dolar AS.

Menpar melanjutkan pertumbuhan pariwisata Indonesia saat ini adalah yang tertinggi. Sampai bulan Juni pertumbuhan wisatawan mancanegara mencapai 22,4 persen. Dibanding dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang 5,01 persen, maka terbilang pertumbuhan wisman yang identical dengan penerimaan devisa naik empat kali lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi nasional.

“Untuk branding, tahun 2017 Wonderful Indonesia rangking 47 dan masuk cluster 1. Amazing Thailand ada di rangking 68 dan Truly Asia Malaysia di rangking 85,” ujar Menpar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *