Pembangunan Infrastruktur Jadi Fokus Utama Pemkot Makassar Tahun 2018
Jelang pergantian tahun, sejumlah program akan dilakukan Pemerintah Kota Makassar di tahun 2018.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menjabarkan ada tiga hal yang akan direalisasikan di tahun depan. Yang utama ada pembangunan infrastruktur.
“Ada tiga hal yang harus dilakukan, melengkapi refleksi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya, dan isu terhangat yang saat ini berkembang. Soal infrastrultur, hari ini kita menata infrastruktur penting. Beberapa jalan yang menghadapai kendala terkhusus yang statusnya belum fasum fasos, Insya Allah tahun ini kita perbaiki,” jelas Danny Pomanto saat berpidato di acara Refleksi Akhir Tahun 2017, di Celebes Convention Center (CCC), Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Selasa (19/12/2017).
Dihadapan ribuan undangan yang hadir terdiri dari Ketua RT/RW, lurah, camat, guru, dan SKPD Kota Makassar. Hadir juga beberapa anggota DPRD, perwakilan TNI dari Koopsau II, Kosekhanudnas II, Kodam XIV Hasanuddin, Lantamal VI, kepolisian, dan lain-lain, Danny juga menyebut soal jalan tol layang di AP Pettarani yang telah grounbreaking, serta pelabuhan baru Makassar yang lebih besar akan berpengaruh besar terhadap Kota Makassar nantinya.
Kita juga akan mulai konsep LRT, maka dengan itu doakan 2018 kami semakin baik,” tuturnya.
Tak lupa Danny juga akan membenahi lorong yang menurutnya telah menjadi program percontohan di Indonesia. Selain itu konsolidasi kawasan kaki lima dalam rangka membina masyarakat sektor informal di bawah bimbingan pemkot juga dianggap sebagai prioritas yang harus diselesaikan tahun depan.
Lorong-lorong kita terus dibenahi, saya harap RT RW jadi pendekar terdepan. Karena lorong kita menjadi terbaik di Indonesia dengan konsep lorong garden, singara, senam lorong, dan lain-lain. Jangan sampai yang mencontoh malah lebih baik dari kita. Saya optimis karena tak ada RT RW yang terkoordinasi seperti di Kota Makasar,” pungkasnya.
Transportasi publik seperti petepete smart, passikola, pengelohan sampah menjadi energi, serta reformasi birokrasi juga akan terus dikembangkan.
