Lombok Timur Kucurkan Rp 12 Miliar Untuk Bangun Wisata Labuan Haji

0
dsc03960

 

Tahun ini pembangunan destinasi wisata bahari Labuan Haji di Lombok Timur kembali dilanjutkan. Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan mencapai Rp 12 miliar.Tahun lalu,  pembebasan lahan seluas 7,2 hektar juga sudah dilakukan, dengan anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 2,5 miliar. Penalutan dan penimbunan tanah juga sudah dikerjakan untuk dilanjutkan dengan tahapan pembangunannya.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur Moh Johad mengatakan anggaran yang dikucurkan tahun ini jumlah lebih besar. Anggaran ini langsung dipergunakan untuk membangun sarana wisata pendukung, seperti tempat buang air. Ada juga sudah mulai dibangun wahana permainan.

Wahana permainan ini diyakini dapat menarik jumlah kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan yang membawa keluarga. Diharapkan tahun 2019 mendatang, wahana tersebut sudah rampung dan dioperasikan. Kehadiran wahana tersebut dapat mempercantik wisata Labuhan Haji.

Johan mengatakan diperlukan dana yang cukup bersar untuk merampungkan semua sarana dan prasana yang ada di Labuan Haji. Setelah dihitung-hitung, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 45 miliar untuk menyelesaikan secara keseluruhan. Terkait hal ini, pemerintah daerah akan melakukan penganggaran secara bertahap.  Pasalnya, destinasi wisata lainnya juga membutuhkan untuk dilakukan penataan.

Selain Labuhan Haji, Dispar Lotim juga menyentuh Gili Kondo. Kawasan Gili Kondo ini diketahui sudah lama tidak ada pengelola. Tahun ini, harapnya bisa dikelola dengan baik. Rencana awalnya di Gili Kondo akan dibangunkan tempat buang air kecil.

Fasilitas kamar mandi dan buang hajat ini dinilai sangat penting. Pasalnya, para pengunjung selama ini buang air besar sembarangan. Hal itu merusak sapta pesona objek wisata. “Para wisatawan, asing dan mancanegara buang air besar sembarangan, sehingga hal ini perlu dipikirkan,” paparnya.

Tidak saja Kondo, objek wisata lain yang sudah banyak dikunjungii wisatawan jua menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Lotim. Semua destinasi wisata Lotim tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. (Sumber Suara NTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *