Pengurus Dekopi Resmi Dikukuhkan Sekaligus Peringatan Hari Kopi Nasional ke-1

0
1_3485

Pengurus Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) resmi dikukuhkan, Minggu, 11 Maret 2018,  bertempat di Intermark Convetion Hall, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pengukuhan itu sendiri digelar berbarengan dengan pencanangan Hari Kopi Nasional oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Peringatan Hari Kopi Nasional pertama itu, pada nantinya akan dilaksanakan di tahun-tahun mendatang setiap 11 Maret.

Pengukuhan itu sendiri dipimpin oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman. “Saya mengukuhkan Pengurus Dewan Kopi Indonesia Periode 2018 -2022” Ucap Menteri Amran.

Sebelum pengukuhan juga dibacakan ikrar dewan kopi yang diikuti oleh seluruh pengurus Dewan Kopi Indonesia.

“Tentu ini hari yang bersejarah di Indonesia. Pengukuhan pengurus ini sendiri langsung ditetapkan menjadi Hari Kopi Nasional,” ujar Amran.

Anton Apriyantono selaku Ketua Umum Dekopi menyambut baik dan menegaskan bahwa pengukuhan pengurus Dekopi akan menjadi tonggak sejarah bangkitnya perkopian Indonesia.

“Kita dulu pernah berjaya, tapi kini kita telah disalip oleh murid kita sendiri, yakni Vietnam” ujar Anton, yang sebelumnya pernah menjabat Menteri Pertanian di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Mengenai penetapan Hari Kopi Nasional sendiri, Anton menjelaskan bahwa momentum pengukuhan pengurus Dekopi yang pertama tercatat menjadi sejarah. Karena itu setiap 11 Maret akan dicanangkan sebagai Hari Kopi Nasional.

“Kita canangkan hari ini sebagai hari kopi Indonesia. Soal lainnya nanti akan menunggu pemerintah. yang pasti jangan sampai hari kopi kita sama dengan hari kopi internasional” ungkapnya.

Anton menyampaikan bahwa banyak pihak yang berjasa dalam mempersiapkan Dewan Kopi Indonesia. Menurutnya Dekopi akan menjadi partner yang baik bagi pemerintah dan swasta. Bagi pemerintah Dekopi akan mengidentifikasi persoalan kopi, regulasi, standar, dan program sehingga pemerintah mendapat masukan yang baik untuk perbaikan sistem perkopian Indonesia.

“Intinya bahwa bagaimanan mensejahterakan pelaku usaha kopi khususnya petani. Untuk itulah kita secara bersama akan menerapkan sistem yang memberikan kesejahteraan bagi pelaku kopi Indonesai dari hulu sampai ke hilir” urai mantan Menteri dalam kabinet Indonesia Bersatu itu.

Ia menambahkan, pihaknya juga mendapat amanah dan tantangan dari Menteri Pertanian agar segera bergerak dan menjalankan program Dekopi.

“Ini tadi kita di gesa untuk segera melaksanakan program. Bahkan tadi kata pak Menteri kalau perlu bulan April, program sudah bisa dijalankan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *