Berselancar di Pasir Pantai Parangkusumo
Biasanya kalau kita akan berselancar pasti yang dipikirkan pasti pantai, nah kalau ingin merasakan berselancar yang berbeda mungkin anda bisa datang ke tempat yang satu ini. Pantai Parangkusumo, bisa memberikan anda pengalama berselancar yang beda, berselancar di pasir, pernakah anda membayangkannya.
Perlu anda ketahui kalau berselancar sudah biasa dilakukan di daerah Afrika sana, tapi tidak perlu anda pergi ke Afrika sana karena anda bisa langsung kesini. Pantai Parangkusumo merupakan obyek wisata pantai yang terletak di Kabupaten Bantul yang berjarak sekitar 30 km sebelah selatan kota Yogyakarta, pantai ini secara administratif berada di desa yang sama dengan Pantai Parangtritis, yaitu Desa Parangtritis, Kretek, Bantul Yogyakarta. Pantai ini berdekatan atau berdampingan dengan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, sehingga tidak terlihat pembatas yang jelas bila kita lihat dari bibir pantainya.
Hanya dibagian tepi daratnya terdapat bangunan yang berbeda. Untuk akses ke Pantai Parangkusumo ini bisa dengan kendaraan pribadi roda 2 ataupun 4 dengan rute Jalan Parangtritis yaitu dari Pojok Beteng Wetan lurus ke Selatan atau dengan kendaraan umum dari Terminal Giwangan menggunakan bus jurusan Jogja-Parangtritis dan turun ke sub terminal Parangtritis dengan biaya sekitar Rp. 15.000,-.
Biasanya kalau kita mendengar yang namanya padang pasir pasti kepikiran seperti yang ada di Arab sana atau Afrika sekalipun, toh padang psir di Indonesia juga ada kok. Padang pasir ini merupakn aliran dari Sungai Opak yang berhulu di lereng Merapi yang membawa material vulkanik hasil letusan gunung, kemudian ditengan perjalanan aliran sungai Opak bertemu dengan Sungai Oya yang membawa material gampingan dari pegunungan seribu.
Semua material yang terbawa arus sungai akhirnya tiba di Laut Selatan, semua material tadi yang sebelumnya sudah tergerus menjadi butiran kecil akan bertambah lembut ketika bertemu dengan ombak Pantai Selatan. Material pasir lembut inilah yang terhempas kepantai dan saking ringannya terbawa angin dan menumpuk menjadi Gumuk Pasir di Parangkusumo. Itu sih berdasarkan informasi yang berasal dari Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis.
Selain untuk berselancar kalau anda ingin mersakan suasana panas ala padang pasir juga anda bisa mendapatkan disini, selain itu ditempat ini juga biasanya dijadikan tempat latihan bagi yang ingin berangkat haji. Menarik bukan kalau anda bisa berlibur disini, meskipun disini pantai bukan berarti anda akan berselancar seperti di G-Land tapi anda akan mendapatkan pengalaman yang lebih dari biasanya karena berselancar di padang pasir. Untuk di pantai ini selain anda bisa berselancar anda juga bisa melihat salah satu ritual yang dilakukan yaitu upacara ritual Labuhan. Ritual ini biasanya dilakukan disalah satu bangunan yang terdapat di pantai ini, bangunan ini disebut dengan Cepuri.
Biasanya di Cepuri ini para pengunjung memanjatkan doa sebelum acara Labuhan dari pihak keraton Yogyakarta. Tidak hanya sampai disitu saja bagi anda yang berpasangan bisa menyaksikan sunset yang indah bersama pasangan anda. Belum lagi dengan lagenda yang terdapat di pantai ini, yaitu adanya batu yang di sebut dengan batu Cinta. Batu ini disebut Batu Cinta dikarenakan batu ini sebagai tempat duduk panembahan senopati dan ratu kidul. Nah lengkap sudah liburan anda disini, selain anda bisa berolahraga disini anda juga bisa melihat ritual dan melihat yang unik yaitu batu cinta, belum lagi melihat sunset yang indah bersama pasangan anda.

