Kemenpar Buka Peluang Tambah Penerima Bebas Visa Kunjungan

0
Copyright: beritadaerah.co.id
Copyright: beritadaerah.co.id

Sebuah kajian yang dilakukan secara berbeda oleh Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO), maupun The World Travel & Tourism Council (WTTC) sama-sama menunjukkan bahwa pemberlakukan bebas visa memberi dampak terhadap pertumbuhan pariwisata rata-rata sebesar 18 persen.

Sementara Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya menyebutkan bahwa Bebas Visa Kunjungan merupakan bagian dari best practice dari bisnis jasa (services) pariwisata. Hal ini diungkapkan oleh Arief Yahya dalam acara buka puasa bersama awak media di hotel The Grove Suite di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu, 8 Juli 2015.

“Malaysia sebagai pesaing kita sama-sama telah membebaskan kunjungan visa pada 164 negara dan di tahun 2014 mereka berhasil menarik 27,4 juta wisatawan mancanegara dengan perolehan devisa sebesar US$ 21 miliar,” ujar Arief. Data tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia sudah tertinggal dalam hal pemasukan dari sektor pariwisata.

Saat ini Indonesia sudah membesaskan visa kepada 30 negara dan berencana akan menambah bebas visa sehingga jumlahnya mendekati sebagaimana yang dilakukan oleh Malaysia. “Kebijakan Bebas Visa Kunjungan ini akan membuka lebih banyak peluang untuk mendulang devisa serta menaikkan pendapatan langsung masyarakat dari pariwisata,” tambah Arief.

Saat ini pemerintah membuka pintu masuk bagi wisatawan mancanegara penerima Bebas Visa Kunjungan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, Kualanamu, Juanda, dan Hang Nadim. Sedangkan untuk pelabuhan laut bisa melalui Pelabuhan Sri Bintan, Sekupang, Batam Center, dan Tanjung Uban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *