Bandara Internasional Juwata Tarakan Siap Sambut Investor India

0
masih-kurang-lighting-bandara-juwata-termasuk-kategori-terbaik

India  menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di sektor transportasi Indonesia, salah satunya bandara. Ketertarikan India untuk  berinvestasi ini,  mengemuka saat pertemuan 1st India – Indonesia Infrastructure Forum di Jakarta, Senin, 19 Maret 2018 lalu.

Ada empat bandara yang  bakal dikembangkan oleh India, salah satunya Bandara Internasional Juwata Tarakan.

Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan, Elfi Amir menyambut baik  keinginan India, menanamkan modalnya untuk Bandara Juwata. Keinginan India tersebut,  tak lepas dari peran Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi  yang  telah menjelaskan potensi investasi di Bandara Juwata.  Elfi memastikan Bandara Juwata siap menyambut kedatangan investor India itu.

“Kami ini sudah ditunjuk sebagai bandara internasional. Jadi pada prinsipnya kami siap menerima investasi asing yang datang. Baik itu investasi di pesawat udara, barang, dan orang,” ucap Elfi di Kantor Bandara Internasional Juwata Tarakan, Senin, 26 Maret 2018.
Menurut Elfi, pihaknya akan menggandeng Kementerian Perindustrian dan Kementeria Pariwisata guna meminta masukan mengenai destinasi mana saja yang ada di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang perlu dikembangkan. Pasalnya jika Bandara Juwata sudah diupgrade oleh India, mau tidak mau destinasi wisata di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara juga ikut dibenahi.

“Misalnya saja saat mereka datang kesini, kita akan menawarkan wisata yang ada di Pulau Derawan dan Maratua. Dengan begini, nantinya ada pesawat yang lumayan besar, bisa mengantarkan mereka untuk wisata di Pulau Derawan dan Pulau Maratua,” ucapnya.

Elfi mengaku, untuk rute penerbangan internasional saat ini pihaknya sedang melakukan negoisasi dengan China dan dua maskapai penerbangan di Indonesia masing-masing Sriwijaya Air dan Lion Air membahas rute penerbangan dari China langsung ke Tarakan, tanpa transit.

“Ini saya lagi negoisasikan penerbangan internasional dari China ke Tarakan bersama Sriwijaya Air dan Lion Air agar ada rute Guanzhao (China) ke Tarakan. Mereka yang datang dari China ini bisa wisata ke Pulau Derawan. Tapi tentunya kita harus menyediakan transportasi dan hotel yang bagus, seperti speedboat dan hotel yang bagus, termasuk kuliner yang enak-enak sehingga enarik wisatawan China dan wisatawan ainnya datang ke Tarakan,” ungkapnya.

Saat ditanya, kapan India akan melakukan invetasi ke Bandara Juwata Tarakan, kata Elfi pihaknya serahkan kepada Kemenhub. “Karena ini program Kemenhub kita serahkan kepada Kemenhub. Namun pada intinya kami siap menerima investasi dari India,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *