Asian Games 2018 Bakal Sumbang Rp 45,1 Triliun ke Ekonomi RI, 88 Pesen dari Pariwisata
ARMIN ABDUL JABBAR/"PR" PENGENDARA melewat gambar ragam olahraga yang terpasang di Taman Dago, Jalan Ir Juanda, Kota Bandung, Rabu (6/12/2017). Ragam olahraga tersebut sengaja dipasang sebagai sosialisasi kepada masyarakat akan digelarnya Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan pelaksanaan Asian Games 2018 memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Bukan hanya pelaksanaan, namun persiapan juga ikut berkontribusi.
Gairah yang dirasakan saat persiapan hingga pelaksanaan pesta olah raga tertinggi di Asia ini, adalah sektor pariwisata. Sektor ini merasakan benar efek dari Asia Games 2018, buktinya sudah ada pemesanan kamar yang jumlah cukup signifikan. Selain itu juga dampak Asian Games 2018 juga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pengembangan kota melalui pembangunan infrastruktur fasilitas olahraga.
Bambang memperkirakan pengeluaran peserta dan pengunjung Asian Games 2018 mencapai Rp 3,6 triliun. Ini dengan perincian pengeluaran sebesar Rp 2,5 triliun di Jakarta, dengan konsentrasi persebaran peserta dan pengunjung sebanyak 70 persen, dan Rp 1,1 triliun di Palembang dengan konsentrasi persebaran peserta dan pengunjung sebanyak 30 persen.
Dia menuturkan, peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan dari penyelenggaraan Asian Games 2018 dapat dicapai dengan menggencarkan promosi Asian Games dan wisata yang lebih tepat sasaran.
Kemudian memberikan fasilitas dan kemudahan masuk ke Indonesia bagi turis mancanegara, meningkatkan kemudahan akses ke venue untuk penonton lokal, menyiapkan destinasi wisata dan infrastruktur pendukung.
“Kemudian meningkatkan awareness wisatawan mancanegara tentang destinasi wisata, termasuk wisata kuliner dan budaya, serta mengadakan event pariwisata pada saat Asian Games berlangsung,” ujar dia dalam Konferensi Pers, di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis, 26 April 2018
Diestimasikan, 88 persen pengeluaran berasal dari penonton dan wisatawan, diikuti 4,67 persen pengeluaran oleh atlet, 3,96 persen pengeluaran awak media, 2,34 persen pengeluaran officials, dan 0,77 persen pengeluaran sukarelawan.
Akomodasi diperkirakan menjadi komponen pengeluaran terbesar yang mencapai Rp 1,3 triliun, sementara komponen terbesar kedua adalah transportasi sebesar Rp 640 miliar, makanan dan minuman sebesar Rp 628 miliar, pengeluaran belanja mencapai Rp 560 miliar, dan pengeluaran hiburan sebanyak Rp 280 miliar.
