Sambut Pagi Lewat Jajan di Pasar Sehat Yogyakarta
Gaya hidup sehat menjadi tren di kalangan masyarakat modern. Meminimalkan penggunaan barang berbahan baku kimia, memilih makanan organik, kembali ke bahan alami, menjadi bagian dari gaya itu.
Komunitas Pasar Sehat merespons situasi itu dengan membuka Peken Seton atau Pasar Sabtu yang menjual beragam produk dan pangan organik, sehat, serta minim bahan kimia. Kegiatan rutin yang digelar sesuai namanya, yakni setiap Sabtu, itu dimulai.
Belasan pelaku usaha di seputaran DIY menggelar dagangannya sejak pukul 08.00 WIB di halaman depan Kedai Animalika Jalan Kaliurang Km.9 Sleman. Produk perawatan kulit, beras organik, aneka jajan pasar, semuanya berjajar di meja masing-masing.
Seluruh barang dan pangan yang dijual memiliki kesamaan, yakni tidak memakai 4P atau pewarna sintetis, perasa makanan, pengawet, dan pemanis buatan.
“Selain mengedukasi gaya hidup sehat, Peken Seton ini juga dibuka untuk mengakomodasi petani dan produsen lokal DIY, supaya mereka bisa mendapat tempat berjualan secara langsung,” ujar Theresia Olivia (43), penggagas Peken Seton, di sela-sela kegiatan.
Kegiatan Pasar Sehat tidak sebatas jual beli, melainkan juga edukasi. Olivia bercerita salah satu bentuk edukasi adalah melarang produsen kerupuk menggunakan bleng sebagai salah satu bahan baku. Sebab, bleng mengandung boraks.
Ia juga menerapkan prinsip bagi hasil yang tidak memberatkan pedagang di Pasar. Jadi, biaya sewa tempat disesuaikan dengan omzet masing-masing.
