Korps Marinir Diterjunkan Langsung Bantu Evakuasi Korban KM Sinar Bangun
KM Sinar Bangun jurusan Simanindo, Kabupaten Samosir menuju pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara yang diperkirakan mengangkut sekitar 70 – 80 penumpang, mengalami bencana terbalik dihantam angin kencang dan ombak di perairan Danau Toba, pada hari Senin (18/6) pada pukul 17.30 WIB.
Sangat disayangkan sekali memang karena hingga artikel ini naik tayang, masih belum diketahui pasti berapa jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) menuju Pelabuhan Tigaras (Simalungun), pada hari Senin (18/6), sekitar pukul 17.00 WIB.
Namun dari informasi yang diperoleh saat ini tim evakuasi sudah mengevakuasi total 19 orang penumpang, 18 orang ditemukan selamat dan 1 tewas.
Selama 24 jam terakhir ada banyak informasi yang diterima selama Eljohnnews.com berada di lokasi, baik informasi yang valid sampai berita simpang siur pun banyak tersebar bebas di posko. Informasi valid biasanya diperoleh dari tim evakuasi dan juga beberapa warga yang sempat melihat keberangkatan KM Sinar Bangun, berlayar menuju Tigaras, jumlah penumpang kurang lebih 180 orang, dan kendaraan roda 2 kurang lebih 60 unit.
“Jumlah penumpang dan kendaraan yang diangkut, belum diketahui. Masih dalam proses investigasi,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Samosir, Tombor Simbolon, pada hari Selasa (19/6), pukul 00.05 WIB, di Pos pelabuhan ferry KMP Sumut, Simanindo.
Marinir kirim TIm SAR Kapal Tenggelam KM. Sinar Bangun di Tiga Ras Simalungun Danau Toba.Tim Berangkat dari Yonmarhanlan I Belawan, pada hari Selasa (19/6) Sekitar pukul. 00.20 WIB dipimpin lansung oleh Lettu Mar Lontung Rumapea.
“Jumlah Tim 24 personel terdiri 9 personel Yonmarhanlan I Belawan, 8 pers Denma Lantamal I Belawan, 5 personel Rumkit TNI AL Belawan dan 2 pers Pomal Lantamal I Belawan,” terang Kadispen Kormar, Letkol Mar Ali Sumbogo.
Letkol Mar Ali Sumbogo menjelaskan, “Tim dilengkapi dengan 1 unit mobil ambulance, 6 set alat selam dan 19 swimfest. Semoga dengan dukungan Tim Sar dapat membantu pencarian korban.”
Korps Marinir berharap pencarian bisa berlangsung lancar dan sukses bekerja optimal sehingga diturunkan pula tim penyelam marinir lengkap dengan alat selamnya.
“Disamping itu Korps Marinir juga mengirim penyelam handal Marinir lengkap dengan alat selamnya. Jumlah 10 orang dari Yontaifib 2 Mar Pasmar 1 bertolak dari Halim Perdana Kusuma hari ini. Tim dipimpin Lettu Mar Kukuh Hadi W,” tambahnya.
Tak lupa pula, Kadispen Kormar juga mengungkapkan rasa belasungkawa dan bertekad membantu korban-korban yang masih selamat.
“Mari kita doakan semoga korban-korban dapat diselamatkan,” ungkap Kadispen Kormar.
