Kenal Dekat Ermyna Seri, Sang Dosen Bahasa Inggris yang Sebarkan Bahasa Indonesia ke Luar Negeri
Disiplin sering menjadi kunci kesuksesan banyak orang. Termasuk Ermyna Seri, dosen Bahasa Inggris Politeknik Negeri Medan yang telah go international.
Di sela-sela kesibukannya, Ermyna menyempatkan diri berbincang singkat dengan Eljohnnews.com di Politeknik Negeri Medan beberapa waktu lalu.
Ibu tiga anak ini sudah bolak-balik keliling mancanegara untuk membawa harum nama bangsa. Bukan sekali, Ermyna setidaknya sudah empat kali terpilih secara nasional untuk mewakili negara ini ke kancah internasional. Baru-baru ini ia terpilih menjadi Duta Bahasa Negera untuk Pengajar Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) di Thailand.
“Sejak kecil orangtua memang selalu mengajarkan disiplin kepada kami anak-anaknya. Meskipun kita perempuan, bapak saya selalu bilang agar tidak kalah dengan laki-laki. Terutama dalam prestasi,” katanya.
Ermyna terpilih menjadi Duta Bahasa Negara Pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Thailand usai melalui berbagai seleksi yang digelar secara nasional oleh Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.
Ia akan mengajar di negeri gajah tersebut hingga Desember 2018 mendatang. Sebelum ke Thailand, ia juga telah mencatatkan prestasi lainnya. Pertama kali, Ermyna terpilih menjadi Duta Bahasa Negara melalui program Scholarship Academic Mobility Exchange Kemenristek DIKTI untuk bertugas di Warsawa, Polandia, pada 2013 lalu.
Setelah itu, beliau juga terpilih menjadi pengajar BIPA di Dili, Timor Leste, pada 2017.
Selain itu, Ermyna juga pernah terpilih jadi Duta Pemuda utusan Provinsi Sumut dalam program Pertukaran Pemuda-Indonesia-Canada di Portage La Praire, Canada, pada 1983. Ia juga kembali terpilih sebagai Group Leader pada program yang sama di Campbel River pada 1985 serta di Montreal pada 1994.
Meski sudah memiliki segudang prestasi, Ermyna tidak mau berpuas diri. Sebab baginya, prestasi ini tidak hanya sekadar koleksi pribadi semata. Namun juga bentuk pengabdian kepada bangsa.
“Penyebaran Bahasa Indonesia ke luar negeri bertujuan agar bahasa kita kian dikenal. Sehingga meningkatkan animo masyarakat mancanegara untuk belajar Bahasa Indonesia dan sekaligus memperkenalkan kebudayaan dan objek wisata Indonesia,” kata Ermyna.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan Politeknik Negeri Medan yang terus memberi dukungan kepadanya.
Skill menganjar sosok perempuan yang dikenal bersahaja ini didukung dengan keahliannya dalam bidang seni. Hal inilah yang membuat Ermyna memiliki gaya tersendiri dalam menyalurkan ilmunya. Ermyna kerap memadukan ilmu Bahasa Indonesia dengan kesenian tradisional saat mengajar.
Untuk para generasi muda, Ermyna juga berpesan agar tidak cepat menyerah. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan berusaha mengejar prestasi dan cita-cita. Termasuk kaum perempuan. “Perempuan itu jangan hanya bercita-cita jadi ibu rumah tangga.
Tapi juga harus mengejar prestasi dan mandiri. Jadi kelak tidak hanya bergantung dengan suami. Itu juga pesan orangtua saya dulu,” katanya sembari tersenyum.
