Headline NewsTourism

Akibat Gempa Lombok, Jumlah Wisman di Agustus Hanya 1,51 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah kunjungan wiasatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Agustus 2018. Jumlahnya mencapai 1,51 juta kunjungan atau turun sebesar 1,93% dibandingkan bulan Juli 2018.

Meski demikian, secara komulatif dari Januari hingga Agutus 2018, jumlah kunjungan wisman yang mencapai 10,58 juta, mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama  tahun sebelumnya yang hanya mencapai 9,42 juta kunjungan.

Penurunan di bulan Agustus diakibatkan gempa yang terjadi di Lombok. Pasca gempa, banyak wisman yang membatalkan kunjungannya ke Lombok.

“Penurunan wisatawan mancanegara terbesar di bandara intenasional NTB, bulan itu ada bencana gempa bumi. Penurunan kedua terbesar Ngurah Rai,” ujar Kepala BPS Suhariyanto, dalam jumpa pers di kantor BPS, Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018.

Selain itu, penurunan jumlah wisatawan juga terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. “Ngurah Rai turun 8,37 persen,” ujar Suhariyanto.

Namun demikian, terjadi peningkatan jumlah wisatawan mancanegara seperti yang terjadi di Bandara Sutan Mahmud, Palembang yang naik 90,97 persen karena event Asian Games 2018.

“Peningkatan terjadi di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin di Palembang kita tahu ada event Asian Games jumlah 2.263 orang tapi persentase kenaikan 90,97 persen,” tutur Suhariyanto.

Suihariyanto menambahkan, dari 1,51 juta kunjungan wisatawan yang datang dari Asean memiliki presentase kenaikan paling tinggi yaitu sebesar 18,01 persen dibanding Agustus 2018. Sedangkan wilayah Timur Tengah memiliki penurunan paling besar yaitu 19,31 persen.

“Sementara menurut kebangsaan kunjungan wisman yang datang ke Indonesia paling besar datang dari Tiongkok sebesar 215,2 ribu kunjungan. Lalu Malaysia sebesar 210,1 ribu kunjungan,” tutur dia.

Kondisi yang sama juga terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado, yang terjadi peningkatan secara tahunan 8,44 persen lantaran adanya penerbangan tambahan dan penerbangan langsung dari beberapa kota di China.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close