DestinationEco TourismHeadline NewsTourismTravel

Asyik Memotret, Seorang Wisatawan Singapura Digigit Komodo

Melihat hewan buas sedang memakan mangsanya merupakan tontonan yang menarik. Kita bisa melihat secara langsung bagaimana cara hewan tersebut mencabik-cabik mangsanya. Namun itu semua ada aturan mainnya, jika ingin selamat saat menonton hewan buas yang sedang kelaparan tersebut.

Di Nusa Tenggara Timur, NTT, Seorang wisatawan asal Singapura harus dilarikan ke rumah sakit karena kakinya digigit seekor komodo. Awalnya wisatawan bernama Loh Lee Aik (68) ini, sedang asyik memotret sejumlah komodo yang sedang berebutan makanan yakni daging kambing di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Flores, NTT pada hari Rabu kemarin, 3 April 2017 sekitar pukul 08.00 WITA.

Namun jarak pemotretan yang dilakukan Loh Lee sangat dekat. Padahal warga setempat sudah melarang Loh Lee untuk tidak mendekat karena berbahaya. Larangan warga itu tidak digubris Loh Lee. Alhasil Keinginan Loh Lee yang terus mendekat menjadi petaka. Seekor komodo menggigit betis kiri Loh Lee hingga robek.

Saat mengambil gambar Loh Lee tidak didampingi warga setempat yang paham dengan perilaku Komodo. Loh Lee juga tidak menyadari ada seekor komodo yang tak jauh dari kakinya, karena sedang asyik memotret. Kondisi betis kiri Loh Lee yang robek dan mengeluarkan darah ini langsung sempat diberi pertolongan oleh warga dengan cara menjahit bagian yang robek dan diberikan antibiotik. Setelah itu, Loh Lee dibawa ke rumah sakit Siloam Labuan Bajo untuk memulihkan kondisi dan mengontrol lukanya tersebut.

Korban berangkat dari Labuan Bajo menuju kampung Komodo dan menginap di rumah warga Pada Senin 1 Mei 2017. Loh Lee datang ke Labuan Bajo karena kesenangannya dengan hewan peninggalan purba tersebut.

Komodo merupakan hewan asli indonesia ini ternyata merupakan reptil berbisa paling ganas di dunia dengan virus-virus yang dapat melumpuhkan mangsa dengan sangat cepat. Terbukti dari beberapa kasus penyerangan yang terjadi akhir-akhir ini.

Sebuah studi baru telah menunjukkan bahwa Komodo (Varamus komodoensis) yang hidup di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, merupakan reptil berbisa paling mematikan di dunia saat ini.

Rahasia kemampuan membunuh mangsa dari Komodo, ternyata terletak pada kombinasi kekuatan gigitannya dan racun berbisa yang dikeluarkan ribuan kelenjar-kelenjar yang terletak digusinya, yang dikeluarkan bersamaan dengan gigitan.

Temuan ini mematahkan teori sebelumnya yang mengatakan bahwa kemampuan membunuh mangsa dari Komodo terletak pada air liurnya yang mengandung puluhan bakteria mematikan, yang dikeluarkan bersamaan dengan gigitan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button