Headline NewsTechTechnology

Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Kominfo Siapkan Beragam Pelatihan

Pemerintah berupaya untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain mendorong publik untuk gemar membeli produk buatan Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menyiapkan beragam pelatihan untuk memanfaatkan teknologi digital.

“Gernas BBI dapat membuka peluang pasar baru bagi UMKM untuk naik kelas secara nasional maupun global. Oleh karena itu, Kominfo memiliki beragam pelatihan lewat program Gerakan Nasional Literasi Digital, serta Digital Talent Scholarship (DTS) bagi 100.000 beasiswa pelatihan nongelar setiap tahun,” ungkap Staf Khusus Menkominfo, Philip Gobang dalam acara Road to Kilau Digital Permata Flobamora secara virtual, dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, beberapa waktu lalu.

Philip Gobang mengatakan, beragam pelatihan itu bekerja sama dengan 93 universitas dan Politeknik di 34 provinsi dan ditujukan untuk pengembangan kewirausahaan berbasis digital guna mendukung ekonomi digital. “Pelatihan penggunaan teknologi digital seperti big data, cloud computing, artificial intelligence, dan cyber security. Jadi, Kominfo berupaya mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan internet secara positif, produktif, ekonomis. Termasuk di kota Kupang, NTT, beberapa perguruan tinggi ikut terlibat berkolaborasi dalam program besar ini,” tuturnya.

Menurut Staf Khusus Menkominfo, guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat agar lebih siap dalam perubahan dan tantangan digital, Kominfo menggunakan pendekatan komprehensif yang mencakup tiga tingkatan kecakapan digital.

“Di level advanced atau tingkat lanjutan, program Digital Leadership Academy (DLA) diinisiasi untuk meningkatkan kapasitas pembuat kebijakan digital di sektor publik maupun privat. Program ini ditujukan untuk 300 leaders dan dilakukan secara daring, mengingat situasi pandemiCovid-19, dengan menggandeng pusat-pusat pengembangan ekosistem digital global,” jelasnya.

Philip Gobang menyebutkan, di tingkat menengah (intermediate digital skill), terdapat program Digital Talent Scholarship (DTS) yang diadakan untuk memberikan pelatihan teknis bagi para angkatan kerja muda, lulusan baru, profesional, dan elemen masyarakat lainnya.

“Sedangkan, di tingkat kecakapan digital yang dasar (basic digital skill), pengembangan literasi digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siber kreasi terus digencarkan agar dapat mencapai12,4juta masyarakat di tahun 2021 ini,” ujarnya.

Berkaitan dengan ekonomi digital, Staf Khusus Menkominfo Philip Gobang menyatakan Kominfo berupaya untuk terus meningkat kapabilitas digital di sektor prioritas untuk mendorong produktivitas, pertumbuhan berbasis inovasi. “Kominfo melibatkan startup-startup besar, saat ini kita bisa berkolaborasi dengan tokopedia, blibli.com dan seterusnya yang sudah berkembang sedemikian rupa menjadi unicorn dan kita harapkan di masa yang akan datang muncul pula startup-startup dari Flobamora,” harapnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close