Fashion

Bangkitkan Kembali Sutera Tenun Sulsel

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulsel bekerjasama dengan Silk Solution Center, mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Diversifikasi Produk Sutera Tenun Ikat. Bimtek dilaksanakan 23 Maret – 14 April, di Desa Pasaka, Sabbang Paru, Kecamatan Wajo, yang merupakan sentra pengrajin sutera tenun.

Kepala Balitbangda Sulsel, Iqbal Suhaeb, saat membuka bimtek, mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan pengrajin pembuatan motif ikat, mendorong percepatan kebangkitan persutraan di Sulsel, dan meningkatkan kesejahteran masyarakat pelaku persutraan.

“Kelemahan dari sentra yang ada di luar Sulsel adalah dominan masih dikelola oleh BUMN. Dan, masyarakat sekitarnya tidak terlalu familiar dengan persutraan,” kata Iqbal.

Ia berharap, Sulsel sebagai sentra utama penghasil sutera nasional bisa bangkit kembali. Mengingat kondisi saat ini, sutera dari Cina dan Thailand banyak mendominasi sutera di Indonesia.

“Sentra sutra Indonesia di Pati Jateng, Pare Jatim sudah berhenti berproduksi, sedangkan sentra lainnya di Sukabumi, Garut, dan Bogor, produksinya makin menurun,” urainya.

Iqbal menambahkan, bimtek ini akan dilanjutkan pada tahapan berikutnya untuk jenis ikat lusi dan double. Bimtek saat ini baru hanya jenis ikat pakan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close