Bareskrim Polri Telusuri Asal Kayu Gelondongan yang Hanyut Saat Banjir

0
053631900_1764551568-3

Dittipidter Bareskrim Polri tengah melakukan penyelidikan mendalam atas dugaan praktik pembalakan liar (illegal logging) yang diduga menjadi salah satu faktor munculnya banyak kayu gelondongan yang terseret arus banjir bandang di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohammad Irhamni, menyebutkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

“Sedang penyelidikan,” ujar Irhamni singkat saat dikonfirmasi pada Selasa (2/12/2025).

Irhamni menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan dari mana kayu-kayu tersebut berasal karena seluruh temuan masih dalam proses verifikasi lebih lanjut. “Belum tahu asalnya, ya sedang diselidiki,” tegasnya.

Sebelumnya, Kementerian Kehutanan juga menyatakan tengah menelusuri berbagai kemungkinan sumber kayu yang terseret banjir di wilayah Sumatra. Penelusuran tersebut dilakukan karena sebelumnya ditemukan beberapa kasus peredaran kayu ilegal di daerah terdampak, sehingga potensi keterkaitan dengan illegal logging tidak dapat diabaikan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menjelaskan bahwa material kayu yang terbawa banjir dapat berasal dari banyak sumber alam maupun aktivitas manusia.

“Kayu-kayu itu bisa berasal dari pohon lapuk, pohon tumbang, material sungai, area bekas penebangan legal, penyalahgunaan PHAT, maupun aktivitas pembalakan liar,” ujar Dwi pada Minggu (30/11/2025).

Dwi juga memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang berkembang bahwa Kementerian Kehutanan seolah menafikan praktik ilegal.

“Penjelasan kami tidak pernah dimaksudkan untuk menutup kemungkinan adanya praktik ilegal. Justru kami sedang memperjelas semua potensi sumber kayu yang sedang kami telusuri agar setiap unsur illegal logging bisa diproses sesuai ketentuan,” tegasnya.

Hingga kini, koordinasi antara Polri dan Kementerian Kehutanan terus berlangsung untuk memastikan setiap indikasi pelanggaran dapat diungkap dan diproses hukum, termasuk apabila terbukti ada praktik pembalakan liar yang memicu banyaknya kayu hanyut saat banjir menerjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *