Tourism

Bebas Visa Kunjungan Percepat Pertumbuhan Pariwisata

Kebijakan Bebas Visa Kunjungan yang diberlakukan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dapat mempercepat pertumbuhan pariwisata. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam cara buka puasa bersama awak media di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu, 8 Juli 2015.

Kebijakan Bebas Visa Kunjungan kepada 30 negara tersebut mulai diberlakukan pada 10 Juni 2015 yang lalu, merujuk pada Perpres No. 69/2015 guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Pihak Kementerian Pariwisata sendiri menargetkan 10 juta wisatawan mancanegara di tahun ini.

“Angka proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara dari 30 negara penerima Bebas Kunjungan Visa pada tahun 2015 ini sebanyak 4,12 juta wisatawan. Setelah itu angka proyeksi akan terus meningkat setia tahunnya. 2016 diproyeksikan sebanyak 5,16 juta, tahun 2017 sebanyak 6,45 juta, tahun 2018 sebanyak 8,06, dan di akhir 2019 ditargetkan 10,8 juta wisatawan mancanegara akan memadati Indonesia,” ujar Arief.

Arief menjelaskan lebih jauh, angka proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara asal Tiongkok diharapkan naik sebesar 50 persen, sedangkan wisawatan mancanegara asal Jepang diproyeksikan tumbuh sebanyak 530 ribu.”Dalam kurun waktu Januari hingga Mei 2015, kunjungan wisatawan asal Tiongkok tumbuh sebesar 18,58 persen, dan wisatawan asal Jepang tumbuh sebanyak 6,85 persen,” Arief menambahkan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button