BusinessDestinationHeadline NewsTourism

Berhasil Kembangkan Wisata, Semarang Jadi Rebutan Negara lain

Sepertinya sudah menjadi rumus matematika, jika suatu daerah dapat mengembangkan wisatanya maka makin banyak negara lain yang mau diajak bekerjasama. Hal itulah yang kini dirasakan Semarang.  Di kota lumpiah itu, banyak negara yang menjajaki  kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang  seperti Kota Split di Kroasia, Kota Ulsan di Korea Selatan. Kini giliran Kota Jiangyang, China yang akan menjalin kerjasama dengan Pemkota Semarang.

Kota Jiangyang menunjukan keseriusannya untuk bekerjasama dengan Pemkot Semarang. Keseriusan tersebut ditunjukkan dengan kedatangan langsung delegasi Pemerintah Kota (Pemkot) Jianyang di kantor Wali Kota Semarang, Selasa, 12 Juli 2017.

Pimpinan delegasi, Yang Xin Qiang, Jianyang City Party Secretary mengakui, Kota Semarang punya kedekatan dengan China. Yaitu faktor historis, dimana Laksamana Ceng Ho yang merupakan orang China yang berlabuh ke Semarang. Saat ini, juga telah dibangun Klenteng Sam Poo Kong.

“Mudah-mudahan antara pemerintah Semarang dan Jianyang bisa menjalin kerja sama. Dimulai dari bidang pariwisata. Semarang dan Jianyang sama-sama punya tempat wisata yang menarik,” ujar Yang Xin Qiang yang datang bersama rombongan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun menyambut baik kedatangan langsung delegasi Pemkot  Jianyang. Hendrar mengatakan ada banyak destinasi di Semarang yang diperkenaklan kepada delegasi Pemkota Jiangyang. Destinasi yang diperkenalkan itu, yakni Masjid Agung Jawa Tengah, Masjid Agung Semarang (Kauman), Klenteng Sampoo Kong. Kemudian ada wisata kota, yakni Lawang Sewu, Kota Lama. Sedangkan wisata edukasi, yakni Bonbin Mangkang, Taman Lele, Museum Mandala Bhakti.

Kemudian ada wisata kuliner, yakni di pusat oleh-oleh Pandanaran. Saat ini, imbuhnya, Pemkot tengah mengembangkan wisata alam, seperti Air Terjun Kalipancur, Kampung Pelangi. Ada sekitar 390 rumah yang dicat berwarna-warni seperti pelangi.

“Kami diundang Pemerintah Jianyang untuk kunjungan balasan pada November mendatang. Nantinya dalam kunjungan balik tersebut, kami akan ajak beberapa pengusaha Semarang,” ujar pria yang akrab disapa Hendi ini.

Hendrar optimis kerjasama ini akan mengdongkrak perekonomian Semarang, pasalnya China merupakan salah satu pasar yang begitu besar untuk Indonesia. Dara data Badan Pusat  Statistik (BPS)  kedatangan  wisatawan asal negeri tirai bambu tersebut ke Indonesai terus melonjak.

“Dengan adanya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Semarang tentu juga membawa produk-produk dari sini. Kerja sama ini akan berdampak baik terhadap dunia usaha. Ke depan, kerja sama bisa semakin diperluas,” katanya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button