Bersama Pemprov DKI, HIPPINDO Salurkan Paket Sembako untuk Pedagang Teras LA

Dalam upaya memperkuat sektor UMKM, HIPPINDO bersama Pemprov DKI Jakarta menyalurkan paket sembako bagi para pedagang di Teras LA, Jakarta Selatan pada Minggu (21/12/2025). Program ini merupakan bagian dari HIPPINDO Peduli yang dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan BINA Indonesia Great Sale 2025, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ritel UKM dan pedagang lokal.
Penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk membantu para pedagang yang tengah membangun dan menumbuhkan usaha di lokasi baru. Sebagai asosiasi ritel nasional, HIPPINDO menilai keberadaan UMKM memiliki peran strategis dalam menopang ekosistem ritel nasional, sehingga perlu didukung tidak hanya melalui promosi dan pengembangan usaha, tetapi juga lewat kepedulian sosial.
Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menegaskan bahwa program HIPPINDO Peduli dirancang sebagai bentuk keberpihakan terhadap pedagang kecil agar dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Menurutnya, bantuan sembako ini bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan bagian dari strategi memperkuat fondasi ritel UKM di Indonesia.
“Pedagang UMKM di Teras LA adalah bagian dari ekosistem ritel UKM yang harus terus kita perkuat. Melalui HIPPINDO Peduli, kami ingin memastikan bahwa semangat BINA Indonesia Great Sale dan pengembangan wisata belanja nasional benar-benar dirasakan hingga ke pelaku usaha di tingkat bawah,” ujar Budihardjo.

Lebih jauh, HIPPINDO juga menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Teras LA sebagai kawasan ekonomi berbasis komunitas yang memiliki konsep unik dan berdaya saing. Budihardjo menilai integrasi antara unsur flora, fauna, aktivitas edukatif, serta sentra kuliner menjadi nilai tambah yang mampu menarik minat masyarakat luas.
“Kawasan ini tidak hanya menjadi tempat berdagang, tetapi juga ruang rekreasi keluarga dan interaksi publik. Jika dikelola secara terpadu, Teras LA berpotensi menjadi destinasi baru yang menarik pengunjung dari dalam maupun luar Jakarta Selatan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa HIPPINDO akan terus mendorong kolaborasi antara anggota ritel, pelaku usaha pendukung, pengelola kawasan, serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan Teras LA sebagai ruang ekonomi yang tertata, bersih, nyaman, dan selaras dengan program Jakpreneur, penguatan ritel nasional, serta pengembangan UMKM Jakarta dan Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menyampaikan bahwa aktivasi kawasan Teras LA merupakan bukti komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan ruang usaha yang layak, higienis, tertib, dan kompetitif bagi pelaku UMKM. Menurutnya, pengembangan kawasan ini dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Kawasan yang sebelumnya merupakan lahan curam dan bekas tempat pembuangan sampah kini berhasil ditata dan dihadirkan sebagai pusat aktivitas ekonomi dan komunitas. Ini menunjukkan bahwa dengan komitmen, kekompakan, serta semangat kolaborasi, ruang kota dapat diubah menjadi ruang produktif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ratu menambahkan, meskipun proses pembangunan fisik Teras LA hanya berlangsung sekitar satu bulan, sinergi antara jajaran pemerintah daerah, warga, komunitas, dan mitra mampu mewujudkan kawasan tersebut sebagai ruang bersama yang fungsional dan produktif.

Ia juga mengapresiasi peran HIPPINDO yang menunjukkan kepedulian langsung kepada pedagang melalui penyaluran bantuan sembako. Bantuan ini dinilai sangat membantu para pelaku usaha yang masih dalam tahap membangun basis pelanggan dan meningkatkan arus pengunjung di lokasi baru.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan pendampingan yang konsisten, pembinaan yang terintegrasi, serta kerja sama seluruh pihak, mulai dari dinas terkait, pendamping Jakpreneur, pengelola kawasan, hingga komunitas. Dengan semangat kebersamaan dan niat melayani masyarakat, Teras LA diharapkan tumbuh menjadi ruang ekonomi rakyat yang berkelanjutan,” tuturnya.

Melalui program HIPPINDO Peduli, HIPPINDO menegaskan peran ritel modern dalam mendukung agenda nasional peningkatan konsumsi domestik. Dengan menghubungkan ritel modern, ritel UKM, pedagang UMKM, dan aktivitas ekonomi lokal, penyelenggaraan BINA Indonesia Great Sale 2025 diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya beli masyarakat.
HIPPINDO optimistis bahwa kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha akan menjadikan BINA Indonesia Great Sale sebagai motor penggerak wisata belanja nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
