EconomicHeadline NewsInvestment

BKPM Berharap Pemda Sederhanakan Perizinan Untuk Dongkrak Investasi

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengakui Indonesia menjadi negara tujuan utama para  investor asing untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata Indonesia. Para investor melihat berinvestasi di Indonesia memiliki proogres yang baik dibandingkan negara-negara lain. Pasalnya destinasi wisata di Indonesia  begitu mempesona yang dapat memikat para wisatawan, baik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan mancanegara (wisman). Selain itu,  nilai transaksi di sektor pariwisata  Indonesia yang  tidak begitu mahal  dan  peringkat investasi Indonesia yang terus naik menjadikan Indonesia sebagai lahan subur bagi para investor

Namun dibalik itu semua, para investor mengakui ada kendala yang dihadapi ketika ingin menanamkan modalnya . Kendala itu yakni begitu rumit dan lamanya proses perizinan yang diterbitkan pemerintah daerah. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Himawan Hariyoga seharusnya perizinan investasi pariwisata tidak perlu berlarut-larut. Seharus pemerintah daerah menyederhanakan perizinan investasi bukan justru mempersulit  yang ujung-ujungnya akan membuat investor membatalkan investasinya di Indonesia.

“Yang paling penting bagi investor adalah dukungan kepala daerah terhadap keamanan dan kenyamanan serta kemudahan mengurus perizinan,” ujar Himawan Hariyoga dala kunjungan ke wisata bahari Mandeh, Pesisir Selatan, seperti ditulis dalam siaran persnya,  Rabu, 18 Oktober 2017.

Himawan menuturkan kepastian antara lain tanah tidak bermasalah, pengurusan izin yang tidak berbelit, serta transparansi dalam pengurusan izin menjadi hal yang perlu diperhatikan investor untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata khususnya di Sumatera Barat (Sumbar). Kemudian investor akan melihat potensi pariwisata. Himawan yakin dengan izin yang cepat maka inevatsi yang dijual juga akan semakin mudah.

“Selama ini daerah selalu menonjolkan potensi terlebih dahulu, Kami memilih padang menjadi tuan rumah RIF (Regional Investment forum) karena melihat komitmen yang kuat dari pemerintah tingkat provinsi maupun pemerintah kabupaten dan terbuka soal perizinan,” kata Himawan.

 

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button