Headline NewsInvestmentTourism

Brunei Berminat Investasi Sektor Pariwisata di Lombok

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menerima kedatangaaan Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko  di ruang Menpar, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Senin, 23 Juli 2018.  Kedatangan Dubes Sujatmiko  ini untuk menindaklanjuti kesepakatan yang terjalin saat Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah mengunjungi Indonesia pada Mei 2018 lalu.

Dalam kunjungan itu, Brunei tertarik untuk investasi di salah satu 10 Bali Baru.  Satu dari 10 Bali Baru adalah Lombok.  Lombok dianggap sebagai daerah yang tepat untuk ditanam investasi  sektor pariwsata, mengingat Lombok menjadi salah satu daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

“Ketertarikan Brunei ke Lombok. Bahkan Royal Brunei Airlines tertarik membuka direct flight ke Lombok,” Kata Dubes Sujatmiko.Brunei memiliki potensi yang besar karena 84.000 WNI tinggal dan bekerja disana yang berasal dari NTB, Jatim dan sekitarnya.

Dubes Sujatmiko  memohon bantuan Menpar agar memfasilitasi dengan Kemenhub agar memperlancar pembukaan direct flight Brunei-Lombok. Menpar siap bantu.Menpar menganjurkan agar Brunei berinventasi di Mandalika Lombok dan Tanjung Lesung Banten yang sudah merupakan KEK. Fasilitas pendukungnya sudah dan akan dibangun.

“ Di Mandalika total komitmen investasi sebesar USD 1 Milyar. Serta di Tanjung Lesung sudah dibangun jalan tol dari Jakarta dan akan selesai pada tahun 2019,”kata Menpar.
.

Indonesia menjadi negara yang memiliki progres baik untuk berinvestasi. Selain satu rumpun, Indonesia menjadi pasar yang mengiurkan bagi Brunei, karena banyaknya faktor pendukung untuk berinvestasi di Indonesia, salah satunya sektor pariwisata.

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close