DeRegent Audiensi ke Kemenpar Bahas Tourist Information Center di Bandara Indonesia
Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Zona 1 Kemenpar, I Gde Pitana, Stafsus bidang Aksesibilitas Udara Judi Rifajantoro, Stafsus Bidang Komunikasi Don Kardono, dan Stafsus Bidang IT, Sam Sriono bertemu dengan tim DeRegent yang terdiri atas Komisaris Utama Freddy Herman Tulung, Komisaris Akhmad Kusaeni, Direktur Utama, Syamsudin Hadi Sutarto, dan Direktur R. Ahmed Kurnia Soeriawidjaja, melakukan audiensi pengembangan Tourist Information Center di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Audiensi tersebut fokus pada pembahasan mengenai pengembangan Tourist Information Center (TIC) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang saat ini sudah ada di Terminal 3 baik di Terminal Kedatangan dan Domestik. TIC yang sudah berdiri secara fisik akan dikoneksikan dengan aplikasi Look Book Pay semacam OTA pada umumnya. TIC ini juga akan mengintegrasikan jaringan sosial media seperti Facebook, Twitter dan Instagram sebagai Pusat Informasi wisatawan agar bisa segera diakses.
TIC saat ini selain berfungsi sebagai pusat informasi juga memiliki fungsi sebagai pengumpul data. Data sementara ini menunjukkan kunjungan TIC Pada 20 Juni-11 Oktober 2017, Terdapat 10.258 pengunjung dengan 10.307 pertanyaan.
Rata rata kunjungan 140, domestik 90 dan internasional 60. Pertanyaan 28% mengenai flight, 21% transportasi, 21% fasilitas, 12% destinasi, 9% telekomunikasi, 7% hospitality, dan 2% lain-lain.
Dan dalam rangka memanfaatkan momentum Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, DeRegent sebagai pengelola Tourist Information Center ini akan membuka TIC khusus di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2 di Kota Palembang dan di Mall Sarinah, Jakarta.
Selain itu, DeRegent juga berkomitmen untuk mengembangkan TIC di 10 bandara lain di Indonesia ke depannya.
