DestinationHeadline NewsTourismTravel

Destinasi Wisata Yang Tersembunyi Sudah Saatnya Digali Agar Bisa Medunia

Sejak dibuka Rabu, 3 Mei 2017, Jakarta Marketing Week (JMW) 2017 terus menghadirkan diskusi yang penuh dengan inspirasi dan inovasi dari berbagai sektor diantaranya pariwisata. Untuk hari kedua digelarnya JMW 2017, pihak penyelenggara yakni Markplus menghadirkan diskusi pariwisata salah satunya mengangkat tema “Travel Nexperience” di Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan.

Diskusi ini menghadirkan empat narasumber yang syarat pengalaman dan kompeten di bidang pariwisata yakni Johnnie Sugiarto (Founder & CEO El John Indonesia), Donna Imelda (Co Founder Indonesia Corner), Ida Bagus Wirjawan ( Ubud Homestay Association),  Achmad Yusuf Ramadhan ( CEO Place+).
Dalam diskusi ini Johnnie Sugiarto menekankan pada destinasi yang masih banyak tersembunyi di Indonesia. Pendiri Indonesia Tourism Forum ini,  menyayangkan  jika destinasi yang tersembunyi itu yang memiliki pesona begitu indah dibiarkan terkubur. Karena itu,  Johnnie menyarankan agar pihak terkait termasuk pemerintah dan stakeholder swasta untuk mempercepat dibukanya destinasi tersembunyi  itu dan mengembangkan serta mempromosikan  agar dunia mengetahui Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak destinasi wisata yang tidak kalah menariknya dengan negara-negara lain. Tak lupa menurut Johnie peran media juga ikut andil dalam mengangkat destinasi wisata tersembunyi tersebut.
 “Nah di Indonesia seperti itu banyak sekali yang belum kebuka, banyak sekali yang belum disentuh. Jadi kita perlu mempercepat untuk membuka semua destinasi yang masih tersembunyi, yang masih belum banyak diketahui orang yang masih belum banyak mendatangkan investor. Kalo itu semua dibuka di angkat ke atas permukaan dan disentuh oleh  media saya yakin Indonesia menjadi negara yang paling banyak memiliki destinasi indah dan tidak kalah dengan  negara-negara lain,” ujar Johnnie.
Hal senada juga disampaikan Donna Imelda. Co Founder Indonesia Corner ini mengatakan harus ada tindakan yang adil dalam melihat destinasi wisata yang ada di Indonesia. Jika ada destinasi yang sedang dikembangkan bahkan sudah mendunia, maka yang destinasi yang tersembunyi juga harus digali.
” tidak ada destinasi yang umum dan tidak umum, tidak ada destinasi yang surgawi dan tidak surgawi karena yang umum itu masih banyak yang kita gali dan yang tersembunyi itu justru yang kita angkat,” ungkap Donna.
 Dalam kesempatan ini Donna juga menyampaikan pentingnya edukasi bagi masyarakat yang ingin berwisata. Donna menemukan  salah satu pantai di Indonesia yang kini seperti lautan sampah. “Personal touch itu bukan hanya  sekedar mereka bisa  datang bisa berwisata tetapi mereka punya sentuhan personal punya tanggungjawab moral untuk wisata itu sendiri,” tambah Donna.
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button